Representasi Ideologi Brand dalam Logo Mixue Ice Cream & Tea: Analisis Semiotika Roland Barthes

Authors

  • Ahmada Rahman Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Azizah Prada Nirmala Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Kinasih Ahya Fauzi Assyamsi Universitas Muhammadiyah Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.61579/future.v4i2.860

Keywords:

Semiotika, Roland Barthes, Branding, logo, Mixue

Abstract

Logo merupakan elemen identitas merek yang berperan penting dalam membangun citra dan komunikasi pemasaran. Sebagai salah satu merek waralaba minuman dan es krim yang berkembang pesat di Indonesia, Mixue Ice Cream & Tea menggunakan logo yang konsisten pada berbagai media pemasaran untuk memperkuat identitas mereknya. Penelitian ini bertujuan menganalisis makna denotatif, konotatif, dan mitos yang terkandung dalam logo Mixue menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan paradigma konstruktivis. Data dianalisis melalui interpretasi tanda-tanda visual yang terdapat pada elemen logo, meliputi karakter manusia salju, mahkota, tongkat berbentuk es krim, jubah merah, serta ekspresi wajah yang ditampilkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara denotatif logo Mixue merepresentasikan karakter manusia salju yang mengenakan atribut kerajaan dan elemen es krim sebagai simbol produk utama perusahaan. Pada tingkat konotatif, elemen-elemen tersebut membangun citra merek yang ramah, menyenangkan, berkualitas, dan mudah diterima oleh berbagai kalangan konsumen. Sementara itu, pada tingkat mitos, logo Mixue mereproduksi nilai-nilai budaya populer yang menghubungkan konsumsi produk dengan kebahagiaan, kesenangan, dan gaya hidup modern. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkaya kajian semiotika pemasaran dengan menunjukkan bagaimana elemen visual logo berfungsi sebagai media pembentukan makna dan strategi komunikasi merek dalam industri waralaba global.

References

Anggoro, M. L. (2001). Teori dan Aplikasi Kehumasan serta Aplikasinya di Indonesia, Jakarta: PT Bumi Aksara.

Barthes, Roland. (2007). Membedah Mitos-Mitos Budaya Massa, terj. Ikramullah Mahyudin. Yogyakarta: Jalasutra.

Caniago, F. (2012). Cara mutakhir jago desain logo. Jakarta: Niaga Swadaya.

Creswell, J. W. (2014). Penelitian Kualitatif dan Desain Riset (SZ Qudsy (ed.). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Handayani, F., & Nuzuli, A. K. (2021). Analisis Semiotika Logo Dagadu. Jurnal Ilmu Ushuluddin, 3(1), 58–72.

Kmenlang, P. M., & Dharmalingam, U. K. (2026). Sacred Meaning and Tourism Branding in Khasi Festival Logos, Meghalaya, India. ETropic: Electronic Journal of Studies in the Tropics, 25(2), 122–142.

Kusrianto, A. (2009). Pengantar Desain Komunikasi Visual. Yogyakarta: Andi.

Liang, L., & Cheong, C. Y. M. (2025). Brand identity construction through the heritage of Chinese destination logos. Semiotica, Semiotica, 2025(263), 241–277. https://doi.org/doi:10.1515/sem-2023-0138

Manap, A. (2023). Manajemen Pemasaran. Jakarta: Yayasan Cendikia Mulia Mandiri.

Naylor, T., & Dobson, H. (2025). Logos in Global Summitry. Alternatives: Global, Local, Political, 50(2), 500–513.

Nisa, U., Amalia, S. M., Rahmawati, R., & Khotimah, W. Q. (2025). Peran Buzzer Marketing dalam Melakukan Branding Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah. Komuniti: Jurnal Komunikasi Dan Teknologi Informasi, 17(1), 75–97.

Pamungkas, B. A., & Indrawan, A. A. G. A. (2021). Logo Sebagai Media Komunikasi Teknologi: Analisis Semiotika Pada Logo Meta. Jurnal SASAK: Desain Visual Dan Komunikasi, 3(2), 67–74.

Robin, L. (2011). Graphic Design Solutions. Canada: Wadsworth Publishing Location.

Rustan, S. (2013). Mendesain logo. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Shavitt, S., & Barnes, A. J. (2020). Culture and the Consumer Journey. Journal of Retailing, 96(1), 40–54.

Shimp, A. T., & Andrews, Craig, J. (2013). Advertising, Promotion and Other aspects of Integrated Marketing Communications. In Cengage Learning (Vol. 9). USA: Cengage Learning.

Sihombing, D. (2001). Tipografi dalam desain grafis. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Sobur, A. (2013). Semiotika Komunikasi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Vera, N. (2022). Semiotika dalam riset komunikasi. Bogor: Ghalia.

Wijayanti, R. I. (2022). Kenapa Mixue Bisa Viral? Ternyata Ini Alasannya. IDX Channel. https://www.idxchannel.com/milenomic/kenapa-mixue-bisa-viral-ternyata-ini-alasannya

Downloads

Published

2026-06-28

How to Cite

Rahman, A., Nirmala, A. P., & Assyamsi, K. A. F. (2026). Representasi Ideologi Brand dalam Logo Mixue Ice Cream & Tea: Analisis Semiotika Roland Barthes. Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced, 4(2), 800–815. https://doi.org/10.61579/future.v4i2.860