Hubungan Usia Ibu Hamil dengan Tingkat Kejadian Abortus di Rumah Sakit Umum Meuraxa Kota Banda Aceh Tahun 2022-2023

Authors

  • Fhadli Husni Universitas Abulyatama, Aceh, Indonesia
  • Syarifah Nora Andrianty Universitas Abulyatama, Aceh, Indonesia
  • Shella Widya Gani Universitas Abulyatama, Aceh, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.61579/future.v4i2.858

Keywords:

Abortus, usia ibu hamil, risiko kehamilan

Abstract

Latar Belakang: Abortus adalah pengeluaran hasik konsepsi sebelum janin dapat hidup di luar kandungan (sebelum 20 minggu atau <500 gram). Risiko lebih tinggi pada ibu usia <20 atau >35 tahun. Di Indonesia, kasus abortus masih cukup tinggi, terutama di daerah dengan akses kesehatan terbatas. Penelitian ini dilakukan di RSU Meuraxa Banda Aceh dengan pasien dari berbagai latar belakang. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan usia ibu hamil dengan kejadian abortus di RSUD Meuraxa Banda Aceh (2022–2023) guna mendukung upaya pencegahan, terutama pada kelompok berisiko tinggi. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, ditemukan bahwa sebagian besar kejadian abortus terjadi pada ibu hamil yang berada pada kelompok usia di bawah 20 tahun dan di atas 35 tahun. Data menunjukkan adanya korelasi yang signifikan antara usia ibu hamil dengan tingkat kejadian abortus, dimana risiko abortus meningkat pada kelompok usia yang berisiko. Kesimpulan: Usia ibu hamil berhubungan signifikan dengan kejadian abortus. Risiko lebih tinggi pada usia remaja dan usia lanjut, sehingga diperlukan upaya pencegahan dan edukasi yang lebih intensif pada kelompok berisiko.

References

Benly, N. E. (2019). Faktor risiko kejadian abortus di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Muna tahun 2017. Jurnal Antara Kebidanan, 2(3), 206–209. https://doi.org/10.37063/ak.v2i3.94

Ertiana, D., Rahayu, D. T., & Angreini, D. F. (2024). Umur dan paritas dengan kejadian abortus di RSIA Citra Keluarga Kota Kediri. Jurnal Kesehatan Tambusai, 5(1), 861–872.

Farawansya, K., Lestari, P. D., & Riski, M. (2022). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian abortus di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang tahun 2020. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 22(1), 621–627. https://doi.org/10.33087/jiubj.v22i1.1928

Hanum, Z. (2022). Risiko kejadian abortus pada ibu hamil perokok pasif di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Jurnal Kesehatan Almuslim, 8(1), 25–28. https://doi.org/10.51179/jka.v8i1.1120

Rahma, S., Sahputri, J., & Nadira, C. S. (2022). Hubungan usia ibu hamil dengan kejadian abortus spontan di Rumah Sakit Umum Cut Meutia Kabupaten Aceh Utara tahun 2020. COMSERVA: Indonesian Journal of Community Services and Development, 1(12), 1138–1146. https://doi.org/10.36418/comserva.v1i12.190

Setianingsih, A. (2024). Hubungan faktor usia dan pekerjaan terhadap kejadian abortus di Puskesmas Kresek Kecamatan Kresek. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 8, 1851–1855.

Siregar, S. A., & Saragih, R. (2021). Hubungan karakteristik ibu dengan kejadian abortus di RSU Muhammadiyah Medan tahun 2020. Jurnal Keperawatan Priority, 4(1), 77–86. https://doi.org/10.34012/jukep.v4i1.1401

Wulan Citra Sari. (2020). Hubungan antara umur dan paritas dengan kejadian abortus imminens di RS AR Bunda Kota Prabumulih tahun 2019. Jurnal Kebidanan: Jurnal Medical Science Ilmu Kesehatan Akademi Kebidanan Budi Mulia Palembang, 10(1), 60–65. https://doi.org/10.35325/kebidanan.v10i1.225.

Downloads

Published

2026-06-28

How to Cite

Husni, F., Andrianty, S. N., & Gani, S. W. (2026). Hubungan Usia Ibu Hamil dengan Tingkat Kejadian Abortus di Rumah Sakit Umum Meuraxa Kota Banda Aceh Tahun 2022-2023 . Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced, 4(2), 827–834. https://doi.org/10.61579/future.v4i2.858