Implementation of Tandem Roads to Assess Balance and Walking Ability in The Elderly: Case Study

Authors

  • Luci Handayani Akademi Fisioterapi Harapan Bangsa Banda Aceh, Indonesia
  • Ulfa Fazira Akademi Fisioterapi Harapan Bangsa Banda Aceh, Indonesia
  • Ariani NST Akademi Fisioterapi Harapan Bangsa Banda Aceh, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.61579/sagita.v4i2.843

Keywords:

Jalan tandem, keseimbangan, kemampuan berjalan

Abstract

Permasalahan utama yang sering dialami oleh lansia di seluruh dunia adalah jatuh, yang dipengaruhi oleh gangguan keseimbangan postural. Gangguan keseimbangan yaitu ketidakmampuan untuk mempertahankan pusat kekuatan anti gravitasi pada dasar penyangga tubuh. Perubahan dari keseimbangan dapat mempengaruhi kecepatan berjalan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pelaksanaan jalan tandem untuk menilai keseimbangan dan kemampuan berjalan pada lansia. Metode yang digunakan adalah studi kasus pada seorang lansia yang berusia 63 tahun yang diberikan latihan jalan tandem selama 6 kali. Hasil evaluasi yang diperoleh yaitu tidak ada penurunan nyeri pada lutut kanan dan kiri, adanya peningkatan kekuatan otot lutut kiri, adanya peningkatan keseimbangan, kemampuan berjalan serta peningkatan aktivitas fungsional. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa latihan jalan tandem mampu meningkatkan fungsi kontrol keseimbangan tubuh yaitu sistem informasi sensorik, central processing dan efektor untuk beradaptasi dengan lingkungan sekitar. Gerakan yang lambat ketika melakukan latihan jalan tandem mampu meningkatkan respon propioseptif.

References

Arifiati, R. F., Prasaja, & Kurniawan, H. (2024). Jalan Tandem Menurunkan Risiko Jatuh Lansia. Jurnal Terapi Wicara Dan Bahasa, 2(2), 666–676.

Fitria, A., & Aisyah, S. (2020). Hubungan Aktivitas Fisik dengan Kualitas Tidur pada Lanjut Usia di Desa Babah Dua. Gentle Btirth, Vol. 3(1).

Ganz, N., Gazit, E., Giladi, N., Dawe, R. J., Mirelman, A., Buchman, A. S., & Hausdorff, J. M. (2021). Automatic Quantification of Tandem Walking Using a Wearable Device: new insights into dynamic balance and mobility in older adults. The Journals of Gerontology: Series A, 76 (1), 101–107.

Gemini, S., & Yusmaneti. (2022). Penerapan Latihan Tandem (Tandem Walking Exercise) pada Lansia dengan Gangguan Keseimbangan di Panti Werdah Sukacita. Jurnal Info Kesehatan. Vol. 12, No.2, 2022.

Ikhsan, I., Wirahmi, N., & Slamet, S. (2020). Hubungan Aktivitas Fisik dengan Risiko Jatuh pada Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Nusa Indah Kota Bengkulu. Journal of Nursing and Public Health, Vol. 8 (1), 48–53. https://doi.org/https://doi.org/10.37676/jnph.v8i1.1006

Mardiansyah, Hardianto, Y., & Nur’Amalia, R. (2022). Hubungan antara Kemampuan Aktivitas Fungsional dan Risiko Jatuh pada Lansia di Yayasan Batara Hati Mulia Kabupaten Gowa. Jurnal Fisioterapi Dan Rehabilitasi, Vol. 6 (1), 24–30. http://jurnal.d3fis.uwhs.ac.id/index.php/akfis/article/view/149

Miftah, A. F., & Lubis, Z. I. (2023). Penyuluhan dan Pendampingan Latihan Keseimbangan pada Lanjut Usia di Komunitas Lansia Kelurahan Penaraga Kota Bima. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Vol. 3(1), 14–20. http://journal2.um.ac.id/index.php/promotif

Nova, M. N., Ibrahim, & Juanita. (2022). Tingkat Belas Kasih Diri (Self- Compassion) pada Lansia yang Kehilangan Pasangan di Kota Banda Aceh. Jurnal Ilmiah Mahasiswa, Vol. VI.

Nugraha, M. H. S., Wahyuni, N., & I Made Muliarta. (2016). Pelatihan 12 Balance Exercise Lebih Meningkatkan Keseimbangan Dinamis daripada Balance Strategy Exercise pada Lansia di Banjar Bumi Shanti, Desa Dauh Puri Kelod, Kecamatan Denpasar Barat. Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia, 1 (1), 1–12.

Nuraeni, A., & Hartini, S. (2019). Penurunan Risiko Jatuh Melalui Penilaian Tinetti Performance Oriented Mobility Assessment (Poma) dengan Latihan Keseimbangan Fisik pada Lansia. Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal, 9 (1), 56–61.

Pena, S. B., Guimarães, H. C. Q. C. P., Lopes, J. L., Guandalini, S., Taminato, M., Barbosa, D. A., & Barros, A. L. B. L. de. (2019). Fear of Falling and Risk of Falling: a systematic review and meta-analysis. Acta Paulista de Enfermagem, 32, 456–463.

Pramita, I., & Susanto, A. D. (2018). Pengaruh Pemberian Square Stepping Exercise untuk Meningkatkan Keseimbangan Dinamis pada Lansia. Sport and Fitness Journal, Vol. 6(3), 1–7.

Samah, zunaidah A., Nordin, nor A. M., Shahar, S., & Singh, D. K. A. (2016). Can Gait Speed Test be Used as a Falls Risk Screening Tool in Community Dwelling Older Adults? A review. Polish Annals of Medicine, 23 (1), 61– 67.

Saraswati, R., Fasya, Z. A., & Santoso, E. B. (2022). Balance Exercise Menurunkan Risiko Jatuh pada Lansia. Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan, 18(1), 42–47. https://ejournal.unimugo.ac.id/JIKK/article/viewFile/615/392

Siregar, R., Gultom, R., & Sirait, L. I. (2020). Pengaruh Latihan Jalan Tandem terhadap Keseimbangan Tubuh Lansia untuk Mengurangi Risiko Jatuh di UPT Pelayanan Sosial Lanjut Usia Binjai Sumatera Utara. Journal of Healthcare Technology and Medicine, 6 (1), 318–326.

Suadnyana, I. A. A., Paramurth, I. . P., & Prianthara, I. M. D. (2024). Perbedaan Efektivitas Latihan Balance Strategy dan Latihan Jalan Tandem dalam Meningkatkan Keseimbangan Dinamis Lansia. Bali Health Journal, 8(1), 22–30. https://doi.org/https://doi.org/10.34063/bhj.v8i1

Utami, R. F., & Syah, I. (2022). Analisis Faktor yang Mempengaruhi Keseimbangan Lansia. Jurnal Endurance, Vol. 7.

Xie, Y. J., Liu, E. Y., Anson, E. R., & Agrawal, Y. (2017). Age-Related Imbalance is Associated with Slower Walking Speed: an analysis from the national health and nutrition examination survey. Journal of Geriatric Physical Therapy, 40 (4), 183–189

Downloads

Published

2026-03-10

How to Cite

Handayani, L., Fazira, U., & NST, A. (2026). Implementation of Tandem Roads to Assess Balance and Walking Ability in The Elderly: Case Study. Sagita Academia Journal, 4(2), 43–50. https://doi.org/10.61579/sagita.v4i2.843