Redesain Interior Hotel Platinum Balikpapan Berbasis Budaya Lokal untuk Daya Saing Global MICE

Authors

  • Rosega Lantang Yuliansyah Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur, Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.61579/future.v4i3.949

Keywords:

ekonomi kreatif, daya saing global, desain budaya, pengalaman pengunjung

Abstract

Perkembangan ekonomi kreatif mendorong sektor hospitality untuk menghadirkan diferensiasi berbasis nilai budaya sebagai strategi peningkatan daya saing global. Industri perhotelan, khususnya hotel bisnis yang melayani sektor Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE), dituntut tidak hanya memenuhi standar internasional, tetapi juga memiliki identitas lokal yang kuat. Hotel Platinum Balikpapan sebagai salah satu hotel bisnis di Kota Balikpapan menghadapi tantangan dalam menciptakan karakter interior yang mampu merepresentasikan budaya lokal Kalimantan Timur sekaligus mendukung aktivitas MICE secara optimal. Permasalahan utama terletak pada belum optimalnya integrasi nilai budaya lokal dalam elemen interior serta kurangnya diferensiasi visual dibandingkan hotel sejenis. Padahal, Kalimantan Timur memiliki kekayaan budaya seperti motif Dayak, material lokal, dan filosofi ruang tradisional yang berpotensi menjadi nilai tambah desain. Penelitian ini bertujuan merumuskan konsep redesain interior berbasis budaya lokal sebagai strategi ekonomi kreatif untuk meningkatkan citra dan daya saing global hotel. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, studi literatur, dokumentasi, dan analisis komparatif. Hasil yang diharapkan berupa konsep desain interior yang memperkuat identitas lokal, meningkatkan pengalaman pengguna, serta memperkuat positioning hotel.

References

Barrett, P., Treves, A., Shmis, T., Ambasz, D., & Ustinova, M. (2020). The impact of school infrastructure on learning: A synthesis of the evidence. World Bank Group.

Bitner, M. J. (1992). Servicescapes: The impact of physical surroundings on customers and employees. Journal of Marketing, 56(2), 57–71.

Ching, F. D. K. (2014). Interior design illustrated (3rd ed.). John Wiley & Sons.

Lawson, B. (2001). The language of space. Architectural Press.

Pile, J. F. (2007). A history of interior design (3rd ed.). Laurence King Publishing.

Pine, B. J., & Gilmore, J. H. (1999). The experience economy: Work is theatre and every business a stage. Harvard Business School Press.

Rapoport, A. (2005). Culture, architecture, and design. Locke Science Publishing Company.

Relph, E. (1976). Place and placelessness. Pion Limited.

United Nations Conference on Trade and Development. (2022). Creative economy outlook: Trends in international trade in creative industries. United Nations.

Yammiyavar, P., & Roy, A. (2021). Cultural ergonomics in design: Enhancing user experience through cultural integration. International Journal of Design, 15(2), 45–58

Downloads

Published

2026-08-13

How to Cite

Yuliansyah, R. L. (2026). Redesain Interior Hotel Platinum Balikpapan Berbasis Budaya Lokal untuk Daya Saing Global MICE. Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced, 4(3), 1337–1344. https://doi.org/10.61579/future.v4i3.949