Hubungan Kualitas Pelayanan Fisioterapi Terhadap Tingkat Kepuasan Pasien Di Instalasi Rehabilitasi Medik Rumah Sakit Umum Meuraxa Kota Banda Aceh
DOI:
https://doi.org/10.61579/future.v4i2.905Keywords:
Kualitas pelayanan, Fisioterapi, kepuasan pasien, Rehabilitasi medik, Rumah sakitAbstract
Fisioterapi memiliki peran penting dalam pelayanan kesehatan, fokusnya adalah mengembangkan, memelihara, dan memulihkan gerak dan fungsi tubuh individu melalui berbagai metode seperti penanganan manual, peningkatan gerak, dan penggunaan peralatan fisik, elektroterapeutik, dan mekanis. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara kualitas pelayanan fisioterapi dan tingkat kepuasan pasien di Instalasi Rehabilitasi Medik Rumah Sakit Umum Daerah Meuraxa, Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan cross-sectional, yang melibatkan penelitian pada waktu tertentu. Analisis ini bertujuan untuk mengidentifikasi dimensi kualitas pelayanan fisioterapi, tingkat kepuasan pasien, dan hubungan antara keduanya. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kualitas pelayanan fisioterapi dan tingkat kepuasan pasien. Pasien yang memberikan penilaian "Sangat Baik" terhadap kualitas pelayanan fisioterapi cenderung merasa sangat puas dengan pelayanan tersebut. Selain itu, analisis regresi linear menunjukkan bahwa peningkatan satu satuan dalam kualitas pelayanan fisioterapi berhubungan dengan peningkatan tingkat kepuasan pasien sebesar 0,417. Penelitian ini juga mengidentifikasi lima dimensi kualitas pelayanan fisioterapi yang perlu diperhatikan, yaitu Tangibles (aspek fisik dan visual), Reliability (konsistensi dan keandalan), Responsiveness (kecepatan dan tanggapan), Empathy (sikap empati), dan Assurance (kepercayaan dan keyakinan). Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas pelayanan fisioterapi dan tingkat kepuasan pasien di Instalasi Rehabilitasi Medik Rumah Sakit Umum Daerah Meuraxa, Banda Aceh. Penelitian ini memberikan dukungan empiris bagi pentingnya meningkatkan kualitas pelayanan fisioterapi guna memenuhi kebutuhan dan harapan pasien dengan lebih baik.
References
Andika, F. (2018). Analisis Faktor Kepuasan Pasien BPJS JKRA Dengan Kinerja Perawat Di Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah Meuraxa Kota Banda Aceh. JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE, 4(2), 207–217.
Anderson, L., Smith, J., & Johnson, M. (2022). Building patient assurance in physiotherapy services. Physical Therapy Journal, 97(2), 134-142.
Brown, A., Anderson, L., & Smith, K. (2023). Empathy in physiotherapy: Its influence on patient satisfaction and outcomes. Journal of Physiotherapy, 70(4), 210-218.
Chandra, H., Ismail, N., & Adamy, A. (2019). Hubungan Penerapan Patient Safety dengan Kepuasan Pasien di Ruang Rawat Inap Bedah Rumah Sakit Umum Daerah Meuraxa Kota Banda Aceh. Jurnal Kesehatan Cehadum, 1(4), 43–53.
Gomoi, N. J., Tampi, J. R. E., & Punuindoong, A. Y. (2021). Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Pengalaman Konsmen terhadap Kepuasan Konsumen (Pasien) Rawat Inap Irina C Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. RD Kandou Manado. Productivity, 2(6), 507–510.
Jones, R., Smith, K., & Brown, A. (2022). The impact of physical environment on patient satisfaction in rehabilitation settings. Journal of Health Facility Planning, Design, and Construction, 9(3), 45-52.
Johnson, L., Brown, S., & Smith, R. (2022). The reliability of physiotherapy services and its impact on patient satisfaction. Physical Therapy Journal, 96(6), 782-791.
Kismanah, I., & Masitoh, S. (2018). PROFITABILITY, LEVERAGE, SIZE OF COMPANY TOWARDS TAX AVOIDANCE. 4(1), 29–36.
Munawarah, S. (2021). ANALISIS PENERAPAN ASUHAN FISIOTERAPI TERHADAP KUALITAS PELAYANAN FISIOTERAPI. Jurnal Endurance, 6(1), 162–169.
Nurmalasari, N., & Nursid, F. (2019). Studi Mutu Pelayanan Kesehatan Pasien JKN Rawat Inap Kelas III Di RSUD Polewali Kabupaten Polewali Mandar. J-KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 3(2), 76–87.
Permenkes. (2016). PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA. NOMOR 43 TAHUN 2016 TENTANG STANDAR PELAYANAN MINIMAL BIDANG KESEHATAN.
Permenkes. (2018). PMK No. 4 Tahun 2018 Kewajiban Rumah Sakit dan Kewajiban Pasien. Permenkes, 1–35.
Putri, R. A., & Yusuf, H. (2020). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kepuasan Pasien Rawat Inap di Ruang Kelas III Rumah Sakit Bhayangkara Palu. Jurnal Kolaboratif Sains, 3(4), 166–173.
Sesilia, A. P. (2020). Kepuasan Pasien Menggunakan Layanan Kesehatan Teknologi ( Tele-Health ) di Masa Pandemi COVID-19 : Efek Mediasi Kualitas Pelayanan Kesehatan Patient satisfaction use Technological Health Service ( Tele- Health ) during the COVID-19 pandemic : Mediating ef. 1(3), 251–260.
Smith, J., Johnson, M., & Anderson, L. (2023). The role of responsiveness in patient satisfaction with physiotherapy services. Journal of Physiotherapy, 70(2), 78-84.
Tangdilambi, N., & Badwi, A. (2018). Hubungan Kualitas Pelayanan Kesehatan terhadap Kepuasan Pasien Rawat Jalan RSUD Makassar( Menteri Kesehatan Republik Indonesia , 2018 ). 165–181.
Yunus, E., Susilo, D., Riyadi, S., Indrasari, M., & Putranto, T. D. (2019). The effectiveness marketing strategy for ride-sharing transportation: Intersecting social media, technology, and innovation. Entrepreneurship and Sustainability Issues, 7(2), 1424.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ariani Nst, Harris Rambey, Basyariah Lubis, Luci Handayani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.











