Guilty Feeling Wanita Dewasa Awal Dalam Konflik Interpersonal dengan Teman Dekat di Desa Talaitad Utara Kabupaten Minahasa Selatan

Authors

  • Melkian Naharia Universitas Negeri Manado, Sulawesi Utara, Indonesia
  • Jofie Hilda Mandang Universitas Negeri Manado, Sulawesi Utara, Indonesia
  • Angeli Gloria Kondoj Universitas Negeri Manado, Sulawesi Utara, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.61579/future.v4i2.865

Keywords:

Guilty feeling, Konflik interpersonal, Wanita dewasa awal, fenomenologi

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memhami pengalaman bersalah pada Wanita dewasa awal yang mengalami konflik interpersonal dengan teman dekat di Desa Talaitad Utara. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi Cresswell untuk menggali makna mendalam dari pengalaman subjektif partisipan. Dua Wanita dewasa awal berusia 22 dan 23 tahun menjadi partisipan penelitian, dengan data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa konflik interpersonal terjadi akibat kesalahpahaman komunikasi dan perbedaan pendapat dalam hubungan pertemanan. Perasaan bersalah yang muncul meliputi rasa tidak nyaman, penyesalan, kecanggungan sosial, serta dorongan untuk memperbaiki hubungan. Penelitian ini juga menemukan dua polautama, yaitu rasa bersalah yang menetap ketika rekonsiliasi tidak tercapai, serta rasa bersalah yang bersifat adaptif ketika permintaan maaf diterima. Faktor-faktor yang mempengaruhi perasaan bersalah antara lain kualitas hubungan, respons sosial teman, serta kemampuan refleks diri.  Penelitian ini memberikan Gambaran bahwa rasa bersalah merupakan emosi moral yang penting dalam menjaga kualitas hubungan interpersonal pada Wanita dewasa awal.

References

Baumeister, R. F., Stillwell, A. M., & Heatherton, T. F. (1994). Guilt: An interpersonal approach. Psychological Bulletin, 115(2), 243–267. https://doi.org/10.1037/0033-2909.115.2.243

Creswell, J. W. (2013). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Diniati, W., & Sudaryono, S. (2026). Peran Perempuan Dalam Pembentukan Ruang Spiritual Permukiman Pesisir Suku Mandar di Tanangan. Jurnal Sosial Teknologi, 6(1), 322-328. http://sostech.greenvest.co.id/index.php/sostech/article/view/32648

Erikson, E. H. (1968). Identity: Youth and crisis. New York: W. W. Norton & Company.

Hocker, J. L., & Wilmot, W. W. (2013). Interpersonal conflict (9th ed.). New York: McGraw-Hill Education.

Janoff-Bulman, R. (1979). Characterological versus behavioral self-blame: Inquiries into depression and rape. Journal of Personality and Social Psychology, 37(10), 1798–1809. https://doi.org/10.1037/0022-3514.37.10.1798

Moustakas, C. (1994). Phenomenological research methods. Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Sa'adah, S. A. (2023). Pengaruh religiusitas dan strategi coping terhadap stres ibu pasca melahirkan (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang). http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/55467

Santri, D. D., Nurrochmah, C., & Pradana, H. H. (2025). Dinamika Quarter Life Crisis pada Masa Dewasa Awal. Psycho Aksara: Jurnal Psikologi, 3(1), 118-131. https://ojs.unublitar.ac.id/index.php/pyschoaksara/article/view/1706

Santrock, J. W. (2022). Life-span development (19th ed.). New York: McGraw-Hill Education.

Syafdana, N. N., & Gumelar, R. G. (2024). Fenomenologi Toxic Relationship dalam Komunikasi Interpersonal pada Mahasiswa Dewasa Muda. Perspektif, 13(3), 628-637. https://ojs.uma.ac.id/index.php/perspektif/article/view/11116

Tangney, J. P., & Dearing, R. L. (2002). Shame and guilt. New York: Guilford Press.

Tangney, J. P., Stuewig, J., & Mashek, D. J. (2007). Moral emotions and moral behavior. Annual Review of Psychology, 58(1), 345–372. https://doi.org/10.1146/annurev.psych.56.091103.070145

Downloads

Published

2026-06-05

How to Cite

Naharia , M., Mandang , J. H., & Kondoj, A. G. (2026). Guilty Feeling Wanita Dewasa Awal Dalam Konflik Interpersonal dengan Teman Dekat di Desa Talaitad Utara Kabupaten Minahasa Selatan . Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced, 4(2), 672–681. https://doi.org/10.61579/future.v4i2.865