Hubungan Penggunaan Gadget dengan Kejadian Miopia dan Astigmatisme pada Remaja di Poli Mata Rumah Sakit Pertamedika Ummi Rosnati Banda Aceh

Authors

  • Nabila Dhiya Ulhaq Fakultas Kedokteran, Universitas Abulyatama, Aceh, Indonesia
  • Syarifah Nora Andriaty Fakultas Kedokteran, Universitas Abulyatama, Aceh, Indonesia
  • Zuheri Fakultas Kedokteran, Universitas Abulyatama, Aceh, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.61579/future.v4i1.809

Keywords:

gadget, miopia, astigmatisme, remaja

Abstract

Penggunaan gadget yang meningkat di kalangan remaja menimbulkan kekhawatiran terhadap kesehatan mata, terutama risiko terjadinya miopia dan astigmatisme. Faktor seperti durasi, jarak, dan posisi penggunaan gadget diduga berpengaruh terhadap gangguan refraksi ini. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan antara durasi, jarak, dan posisi penggunaan gadget dengan kejadian miopia dan astigmatisme pada remaja di Poli Mata Rumah Sakit Pertamedika Ummi Rosnati Banda Aceh. Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan desain cross sectional. Sampel berjumlah 96 responden remaja yang menderita miopia atau astigmatisme. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan pemeriksaan visus, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-square. Sebagian besar responden berusia 17–21 tahun (64,6%) dan berjenis kelamin perempuan (77,1%). Mayoritas menggunakan gadget >3 jam/hari (58,3%), dengan jarak pandang <30 cm (65,6%), dan posisi berbaring (52,1%). Namun, hasil uji statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara durasi, jarak, maupun posisi penggunaan gadget dengan kejadian miopia dan astigmatisme (p>0,05).

References

Ginting, A. S., & Suhaymi, E. (2024). Dampak penggunaan gadget terhadap kejadian miopia pada siswa Madrasah Aliyah Negeri 2 Langkat. Jurnal Kesehatan Mata, 5(1), 45–52.

Hidayani, N. P., Tat, F., & Djogo, H. M. A. (2020). Hubungan lama penggunaan, jarak pandang, dan posisi tubuh saat menggunakan gadget dengan ketajaman penglihatan pada anak sekolah dasar. Applied Scientifics Journal, 3(1), 27–34.

Khairunnisa, J., & Rasyid, M. (2024). Durasi penggunaan gawai dan kejadian miopia pada pelajar sekolah menengah atas. Tarumanagara Medical Journal, 6(2), 274–278.

Nurjanah. (2018). Skrining miopia pada siswa sekolah dasar di Kabupaten Temanggung. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 9(2), 134–140.

Porter, D. (2022). Digital devices and your eyes. American Academy of Ophthalmology.

Singh, P., & Choudhary, P. (2023). Impact of electronic gadget overuse on myopia progression among young people: A prospective study. Journal of Clinical and Diagnostic Research, 17(2), 1–5.

Sumakul, J. J., Marunduh, S. R., & Doda, D. V. (2020). Hubungan penggunaan gawai dan gangguan visus pada siswa SMA Negeri 1 Kawangkoan. E-Journal Unsrat, 8(1), 28–36.

Theophanous, C., Modjtahedi, B. S., Batech, M., Marlin, D. S., Luong, T. Q., & Fong, D. S. (2018). Myopia prevalence and risk factors in children. Clinical Ophthalmology, 12, 1581–1587. https://doi.org/10.2147/OPTH.S164641

Wang, Y., Li, L., Tang, X. L., et al. (2024). Characteristics of astigmatism in school-age children aged 5 to 13 years in Northeast Sichuan: A cross-sectional school-based study. Translational Pediatrics, 13(7), 1130–1140. https://doi.org/10.21037/tp-23-512

Downloads

Published

2026-01-29

How to Cite

Ulhaq, N. D., Andriaty, S. N., & Zuheri. (2026). Hubungan Penggunaan Gadget dengan Kejadian Miopia dan Astigmatisme pada Remaja di Poli Mata Rumah Sakit Pertamedika Ummi Rosnati Banda Aceh. Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced, 4(1), 196–203. https://doi.org/10.61579/future.v4i1.809