Gambaran Tingkat Depresi Lansia di Panti Jompo Rumoh Seujahtera Geunaseh Sayang
DOI:
https://doi.org/10.61579/future.v3i4.783Keywords:
Kelurahan Kapasari, Depresi, PHQ-9, Cross-Sectional, Analisis UnivariatAbstract
Lansia adalah kelompok masyarakat yang sangat rentan dengan berbagai gangguan mental. Kondisi ini menjadi lebih serius bagi lansia yang tinggal di panti jompo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan cross-Sectional Survey sebagai desainnya, penilitian ini bertujuan untuk melihat gambaran tingkat depresi pada lansia yang tinggal di panti jompo Rumoh Seujahtra Geunaseh Sayang (RSGS). Untuk pengumpulan data, peneliti menggunakan instrument Patient Health Questionnaire-9 (PHQ-9). Data yang dikumpulkan akan dianalisis menggunakan teknik univariat untuk melihat distribusi tingkat depresi pada sampel. Penelitian ini menemukan bahwa mayoritas lansia yang tinggal di panti asuhan RSGS mengalami depresi ringan 22 orang (51.16%), sedang 10 orang (23.25%), sedang berat 6 orang (14%), dan 5 orang (11.62%) tidak mengalami depresi. Berdasarkan umur, perempuan (60%) mengalami depresi ringan daripada laki (39%). Penelitian ini menunjukkan bahwa panti jompo RSGS terus mempertahankan pelayanan, bahkan diharapkan terus berbenah demi menjaga kesehatan mental para lansia yang tinggal ditempat tersebut.
References
Alfarina, R., & Widiasmara, N. (2022). Tinjauan naratif konseling Islam dalam menangani kasus bullying yang berdampak terhadap kesehatan mental pada siswa di sekolah. Bandung Conference Series: Psychology Science, 2(3), 780–789.
Bronsard, G., Alessandrini, M., Fond, G., et al. (2016). The prevalence of mental disorders among children and adolescents in the child welfare system: A systematic review and meta-analysis. Medicine, 95(7), e2622. https://doi.org/10.1097/MD.0000000000002622
Corrao, S., Santalucia, P., Argano, C., et al. (2014). Gender-differences in disease distribution and outcome in hospitalized elderly: Data from the REPOSI study. European Journal of Internal Medicine, 25(7), 617–623. https://doi.org/10.1016/j.ejim.2014.06.021
Girgus, J. S., Yang, K., & Ferri, C. (2017). The gender difference in depression: Are elderly women at greater risk for depression than elderly men? Geriatrics, 2(4), 35. https://doi.org/10.3390/geriatrics2040035
Handing, E. P., Strobl, C., Jiao, Y., Feliciano, L., & Aichele, S. S. (2022). Predictors of depression among middle-aged and older men and women in Europe: A machine learning approach. The Lancet Regional Health – Europe, 18, 100391. https://doi.org/10.1016/j.lanepe.2022.100391
Hasanah, U., Ismail, N., & Ahmad, A. (2021). Perbedaan kualitas hidup lansia yang tinggal dengan keluarga dan lansia yang tinggal di panti jompo UPTD Rumoh Seujahtera Geunaseh Sayang Kota Banda Aceh. JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah, 6(1), 29–41.
Henn, C. M., Hill, C., & Jorgensen, L. I. (2016). An investigation into the factor structure of the Ryff scales of psychological well-being. SA Journal of Industrial Psychology, 42(1), 1–12. https://doi.org/10.4102/sajip.v42i1.1275
Ilievová, Ľ., Žitný, P., & Jakobejová, J. (2016). The association between the quality of life and depression of elderly in a nursing home institutional setting. Journal of Health Sciences, 6(3), 162–167.
Kartinah, K., & Sumarni, S. (2021). The effect of group empowerment for reducing depression in elderly. Open Access Macedonian Journal of Medical Sciences, 9(T5), 90–94. https://doi.org/10.3889/oamjms.2021.7264
Kahn, J. R., McGill, B. S., & Bianchi, S. M. (2011). Help to family and friends: Are there gender differences at older ages? Journal of Marriage and Family, 73(1), 77–92. https://doi.org/10.1111/j.1741-3737.2010.00790.x
Lee, Y. E. (2024). Depresi dan kerentanan lansia di panti wreda wilayah Jabodetabek. Tarumanagara Medical Journal, 6(1), 170–174.
Masfingatin, T., Hanida, R. A., Putri, R. E. D., Muhtadi, A. H., & Febtalinda, R. (2024). Terapi okupasi melalui pendekatan TFA (Thinking, Feeling, Acting) pada lansia di panti werdha Wisma Asih Madiun. Jurnal Abdi Insani, 11(1), 73–80.
Maslim, R. (2013). Diagnosis gangguan jiwa: Rujukan ringkas dari PPDGJ-III dan DSM-5. Nuh Jaya.
Ryff, C. D. (2014). Psychological well-being revisited: Advances in the science and practice of eudaimonia. Psychotherapy and Psychosomatics, 83(1), 10–28. https://doi.org/10.1159/000353263
Shi, P., Yang, A., Zhao, Q., Chen, Z., Ren, X., & Dai, Q. (2021). A hypothesis of gender differences in self-reporting symptom of depression: Implications to solve under-diagnosis and under-treatment of depression in males. Frontiers in Psychiatry, 12, 589687. https://doi.org/10.3389/fpsyt.2021.589687
Yusnita, R., Huri, M., & Arvia, A. (2021). Hubungan fungsi kognitif dengan tingkat depresi pada lansia di panti bina lanjut usia Sentani Kabupaten Jayapura. Sentani Nursing Journal, 2(2), 37–44.
Zhang, J., Jia, Y., Hong, L., Zhang, Y., Li, L., & Kan, T. (2025). Association between internet use and depression among the middle-aged and elderly adults with multimorbidity in China: Do gender differences exist? Frontiers in Psychiatry, 15. https://doi.org/10.3389/fpsyt.2024.XXXXX
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 M. Rival Andika, Ratih Ayu Atika , Suriatu Laila

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.











