Hubungan Status Gizi (Perawakan) dengan Prestasi Belajar pada Anak Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.61579/future.v3i4.781Keywords:
Status gizi, prestasi belajar, kurva CDCAbstract
Status gizi merupakan salah satu faktor penting dalam mencapai derajat kesehatan yang optimal. Status gizi yang buruk akan menyebabkan beberapa masalah kesehatan seperti kerusakan otak, sakit, dan penurunan fungsi fisik anak. penurunan status gizi dapat dipengaruhi oleh kurangnya asupan zat gizi yang bias berpengaruh terhadap gangguan perkembangan anak dan hal tersebut tentunya depat mempengarhi prestasi belajar anak itu sendiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan status gizi terhadap prestasi belajar pada anak sekolah dasar negeri lamreung. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif yang bersifat observasional analitik dengan pendekata crossecetional. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini diambil menggunakan Teknik total sampling. Jumlah sampel yang diambil sama dengan jumlah populasi, yaitu murid kelas 5 sampai kelas 6 SD yang memenuhi kriteria inklusi dan tidak dijumpai kriteria eksklusi totalnya sebanyak 95 siswa. Penelitian ini dilakukan dengan cara mengukur TB siswa. Penilaian parawakan anak berdasarkan kurva CDC 2000. Prestasi belajar dilihat dari rapor UAS siswa. Analisis bivariat pada penelitian ini menunjukkan tidak terdapat hubungan antara perawakan dengan prestasi belajar, dengan uji chi-square mendapatkan hasil p-value 0,136.
References
Arsyanti, M., & Syagata, A. S. (2022). Investigation of the relationship between eating behavior and student learning achievement. Journal of Educational Nutrition, 1, 52–53.
Ayalew, M., Bayray, A., Bekele, A., & Handebo, S. (2020). Nutritional status and educational performance of school-aged children in Lalibela town primary schools, Northern Ethiopia. Ethiopian Journal of Health Development, 34(1), 1–7.
Cahyanto, E. B., Mulyani, S., Nugraheni, A., Sukamto, I. S., & Musfiroh, M. (2021). The relationship between nutritional status and learning achievement. Journal of Educational Research, 9, 126–127.
Ernadi, E., & Ilmi, M. B. (2020). Breakfast habits as a determinant of learning achievement of students at MTs Nurul Falah Juai, Balangan Regency. Journal of Nutrition Science, 7(2), 7–10.
Ikatan Dokter Anak Indonesia. (2017). Panduan praktik klinis: Perawakan pendek pada anak dan remaja di Indonesia. Ikatan Dokter Anak Indonesia.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2017). Buku saku desa dalam penanganan stunting. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Riset kesehatan dasar (Riskesdas) 2018. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Mardiyah, I. A. (2021). Hubungan status gizi dengan prestasi belajar pada siswa SMP Swasta Al-Manar Kecamatan Hamparan Perak. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 14(1), 43–48.
Mavinkurve, M., Azriyanti, A. Z., & Jalaludin, M. Y. (2021). The short child: Importance of early detection and timely referral. Malaysian Family Physician, 16(3), 6–15. https://doi.org/10.51866/rv1157
Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi penelitian kesehatan. Rineka Cipta.
Par’i, H. M., Wiyono, S., & Harjatmo, T. P. (2017). Bahan ajar gizi: Penilaian status gizi. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Purnamasari, L. (2023). Mengenali perawakan pendek abnormal pada anak. Journal of Pediatric Growth, 2(2), 21–25.
Roberts, M., Tolar-Peterson, T., Reynolds, A., Wall, C., Reeder, N., & Rico Mendez, G. (2022). The effects of nutritional interventions on the cognitive development of preschool-age children. Nutrients, 14(3), 1–15. https://doi.org/10.3390/nu14030688
Rostikawaty, D., Hartati, H., & Triana, N. Y. (2025). Hubungan antara status gizi dan prestasi belajar siswa. Jurnal Keperawatan Mersi, 14(1), 8–15. https://doi.org/10.31983/jkm.v14i1.11553
Salsabila, A., & Puspitasari, P. (2020). Faktor-faktor determinan yang memengaruhi prestasi belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 2, 285–287.
Simamora, T., Harapan, E., & Kesumawati, N. (2020). Faktor-faktor determinan yang memengaruhi prestasi belajar siswa. Jurnal Penelitian Pendidikan, 5, 195–196.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Utomo, B. S., & Sendy, P. (2018). Cegah stunting itu penting. Gramedia Pustaka Utama.
Wiradnyani, L. A. A., Pramesthi, I. L., & Raiyan, M. (2019). Gizi dan kesehatan anak usia sekolah dasar. Udayana University Press.
World Health Organization. (2022). Child growth standards. World Health Organization
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Rahil Harira, Ratih Ayu Atika, Satria Safirza

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.











