Hubungan Pengetahuan dan Sikap Pelajar Tingkat Menengah Atas Terhadap Pencegahan Infeksi Menular Seksual di Banda Aceh
DOI:
https://doi.org/10.61579/future.v3i4.648Keywords:
Infeksi Menular Seksual, Tingkat Pengetahuan dan sikap, PelajarAbstract
Infeksi menular seksual (IMS) merupakan kondisi Kesehatan yang dapat menyebar melalui kontak seksual dengan individu yang terinfeksi. Penyebab IMS bervariasi, meliputi beragam mikroorganisme seperti bakteri, virus, jamur, dan parasit. Menurut UNFPA dan WHO, 1 dari 20 remaja tertular IMS setiap tahunnya. Ini menunjukkan tingkat kejadian IMS yang terus meningkat di kalangan remaja, yang mungkin disebabkan oleh kurangnya pengetahuan dan sikap remaja terhadap IMS. Tingginya kasus IMS di kalangan remaja berdasarkan data dari Dinas Kesehatan maupun laporan surveilans menunjukkan peningkatan kasus seperti HIV, sifilis, dan gonore. penting untuk mengetahui sejauh mana pengetahuan dan sikap pelajar berkontribusi terhadap perilaku berisiko tersebut. Maka dari itu peneliti tertarik melakukan penelitian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi hubungan antara pengetahuan dan sikap pelajar terhadap tingginya jumlah kasus IMS di Aceh. Desain penelitian menggunakan Analitik Observasional dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di MAN 3 dan MAN 1 Banda Aceh pada bulan Juli-Agustus 2025. Penelitian ini mengumpulkan data menggunakan kusioner yang dibagikan secara langsung kepada siswa MAN 3 dan MAN 1 Banda Aceh yang terpilih sebagai sampel. Berdasarkan hasil penelitian yang sudah dilakukan didapatkan bahwa mayoritas pelajar (52,6%) memiliki tingkat pengetahuan yang baik mengenai IMS, mayoritas pelajar (53,7%) memiliki sikap yang baik mengenai IMS, mayoritas pelajar (53,7%) menunjukkan perilaku pencegahan yang baik mengenai IMS, terdapat hubungan yang signifikan secara statistik antara pengetahuan dengan perilaku pencegahan IMS (p<0,002), terdapat hubungan yang signifikan secara statistik antara sikap pelajar dengan perilaku pencegahan IMS (p=0,001).
References
Ahinkorah, B. O., Budu, E., Aboagye, R. G., Agbaglo, E., & Seidu, A. A. (2021). The role of knowledge and attitudes on contraceptive use among adolescents and youth in West Africa. Journal of Adolescent Health, 69(1), 143–152. https://doi.org/10.1016/j.jadohealth.2020.10.021
Asiah, N., Sondi, A. Y., Parlina, N., & Jovanka, D. R. (2021). Attitude and knowledge relationship with sexual behavior at risk of sexually transmitted infection (STI) in male adolescents in Indonesia (IDHS data analysis 2017). Indonesian Journal of Medical Sciences and Public Health, 2(1), 13–18. https://doi.org/10.11594/ijmp.02.01.02
Cegolon, L., Bortolotto, M., Bellizzi, S., Cegolon, A., Bubbico, L., Pichierri, G., Mastrangelo, G., & Xodo, C. (2022). A survey on knowledge, prevention, and occurrence of sexually transmitted infections among freshmen from four Italian universities. International Journal of Environmental Research and Public Health, 19(2), 897. https://doi.org/10.3390/ijerph19020897
Centers for Disease Control and Prevention. (2023). Sexually transmitted infections (STIs). https://www.cdc.gov/std
Firmina, T., Kora, F., & Dasuki, D. (2016). Pengetahuan tentang infeksi menular seksual dengan perilaku seksual tidak aman pada remaja putri Maluku Tenggara Barat di Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 3(2). https://doi.org/10.22146/jkr.13880
Khairunnisa, A., & Laksmi, L. (2021). Tingkat pengetahuan tentang infeksi menular seksual (IMS) pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara angkatan 2019 tahun 2020. Scripta Scientifica Medicinae Journal, 3(1), 34–39. https://doi.org/10.32734/scripta.v3i1.5410
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Laporan penilaian risiko cepat Mpox di Indonesia tahun 2024. https://infeksiemerging.kemkes.go.id
Maswani. (2025). HIV di Aceh didominasi usia 11–30 tahun. RRI Aceh. https://rriaceh.co.id
McDaid, L., Flowers, P., Ferlatte, O., & Estcourt, C. (2022). “It’s just a heat of the moment thing”: Understanding the intention–behaviour gap for condom use among young people in the UK. BMC Public Health, 22(1), 896. https://doi.org/10.1186/s12889-022-13238-z
Mesele, J., Alemayehu, A., Demissee, A., Yusuf, M., Abubeker, F., Ahmed, M., & Jemal, A. (2023). Level and determinants of knowledge, attitude, and practice of risky sexual behavior among adolescents in Harar, Ethiopia. SAGE Open Medicine, 11, 20503121221145539. https://doi.org/10.1177/20503121221145539
Putri, Y. H. S., Maryati, I., & Solehati, T. (2025). Interventions to improve sexual and reproductive health-related knowledge and attitudes among adolescents: A scoping review. Risk Management and Healthcare Policy, 18, 105–116. https://doi.org/10.2147/RMHP.S490395
Saenong, R. H., & Sari, L. P. (2021). Hubungan tingkat pengetahuan dengan sikap terhadap infeksi menular seksual pada mahasiswa pendidikan dokter. Muhammadiyah Journal of Midwifery, 1(2), 51–56. https://doi.org/10.24853/myjm.1.2.51-56
Sison, C. M., Bautista, R. M., Corpuz, J. C., et al. (2023). Sexual and reproductive health knowledge, attitudes, and practices of high school students in the Philippines. Journal of Adolescent Health, 72(3 Suppl), S41–S48. https://doi.org/10.1016/j.jadohealth.2022.10.015
World Health Organization. (2023). Sexually transmitted infections (STIs). https://www.who.int
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Nasya Ajkia, Elfa Wirdani Fitri, Rizky Kurniawan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.











