Gambaran Faktor Risiko Kejadian Bayi Berat Badan Lahir Rendah Di RSUD Meuraxa Banda Aceh
DOI:
https://doi.org/10.61579/future.v3i4.640Keywords:
BBLR, Preeklampsia, Anemia, Paritas, PrematurAbstract
Bayi yang lahir dengan berat dibawah 2500 gram tanpa memperhatikan usia kehamilan disebut Berat badan lahir rendah (BBLR). Berdasarkan klasifikasi berat badan lahir, bayi yang lahir dengan berat 1500-1000 gram termasuk dalam kategori berat lahir sangat rendah, dan bayi dengan beratkurang dari 1000 gram termasuk dalam kategori berat lahir sangat amat rendah. Tujuan penelitian untuk mengetahui Gambaran Faktor Risiko Kejadian BBLR Di RSUD Meuraxa Banda Aceh Tahun 2023-2024. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif merupakan penelitian dengan menekankan waktu pengukuran/observasi data hanya satu kali pada satu saat dan dalam waktu yang bersamaan yaitu penelitian yang dilakukan untuk membuat gambaran kejadian BBLR. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Bayi dengan BBLR di Rumah Sakit Meuraxa yang lahir dari tahun 2023-2024. Teknik Sampling yang digunakan adalah Total Sampling yaitu bayi BBLR yang lahir di Rumah Sakit Meuraxa periode 2023-2024 dengan jumlah 43 ibu. Hasil penelitian didapatkan bahwa Sebagian besar ibu berada pada kelompok usia 20–35 tahun (65,1%), Ibu yang mengalami preeklamsia dan melahirkan bayi BBLR (27,9%), Sebagian besar ibu dengan dengan kadar hemoglobin 7-9 dL yang melahirkan BBLR (18,6%), Paritas yang paling banyak ditemukan pada ibu dengan bayi BBLR adalah primipara (51,2%) dan Sebagian besar bayi BBLR lahir pada usia kehamilan >37 minggu (51,2%). Peneliti menyarankan kepada ibu hamil, penting untuk melakukan kunjungan antenatal secara rutin dan mengikutianjuran medis, terutama dalam hal deteksi dini komplikasi kehamilan serta pemenuhan kebutuhan gizi dan istirahat yang cukup.
References
Adiputra, I., Pinatih, G., Trisnadewi, N., & Oktaviani, N. (2021). Literatur review: Faktor risiko attention deficit hyperactivity disorder (ADHD). Bali Medical Journal, 8(1), 35–44.
Al Rahmad, A. H., Khazanah, W., Erwandi, E., Novita, R., Iskandar, I., & Hijriah, U. (2022). Media booklet sebagai media edukasi gizi terhadap peningkatan perilaku ibu dalam penanganan bayi berat badan lahir rendah. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 6(1), 47–55.
Arabzadeh, H., Doosti-Irani, A., Kamkari, S., Farhadian, M., Elyasi, E., & Mohammadi, Y. (2024). The maternal factors associated with infant low birth weight: An umbrella review. BMC Pregnancy and Childbirth, 24(1), 1–11.
Aradhya, S., Tegunimataka, A., Kravdal, O., et al. (2023). Maternal age and the risk of low birthweight and pre-term delivery: A pan-Nordic comparison. International Journal of Epidemiology, 52(1), 156–164.
Ashari, C. R. (2023). Epidemiologi gizi. In Triyanti (Ed.), Dasar epidemiologi gizi (p. 33). Kencana.
Cahyani, P. R., Dahliah, D., Makmun, A., Kamaluddin, I. D. K., & Darma, S. (2024). Pengaruh anemia dan preeklampsia terhadap kejadian bayi berat lahir rendah (BBLR). Wal’afiat Hospital Journal, 5(1), 69–78.
Christ, L. A., & Brandsma, E. (2024). The high-risk infant. In R. Behrman (Ed.), Nelson essentials of pediatrics (22nd ed., p. 1042). Elsevier.
Cunningham, F. G., Leveno, K. J., Dashe, J. S., Hoffman, B. L., Spong, C. Y., & Casey, B. M. (2022). Fetal growth disorders. In Williams obstetrics (26th ed., pp. 826–838). McGraw Hill.
Ejigu, N., Sarbecha, N., Seyoum, K., et al. (2025). Prevalence of low birth weight and associated factors in Ethiopia: Umbrella review of systematic review and meta-analyses. PLOS Global Public Health, 5(5), 1–5.
Gemilastari, R., Zeffira, L., Malik, R., & Septiana, V. T. (2024). Karakteristik bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR). Science Journal, 3(1), 16–26.
Hanif, H., & Ferdiyus, K. N. (2023). Profil kesehatan Aceh 2022: Berat badan lahir rendah (pp. 1–10). Dinas Kesehatan Aceh. https://dinkes.acehprov.go.id/uploads/Profil-Kesehatan-Aceh-2022.pdf
Hirata, Y., Katsukura, Y., Henmi, Y., et al. (2021). Advanced maternal age induces fetal growth restriction through decreased placental inflammatory cytokine expression and immune cell accumulation in mice. Journal of Reproduction and Development, 67(4), 257–264.
Indrayani, S., & Okrianti, S. (2023). Hubungan anemia dan paritas terhadap kejadian berat badan lahir rendah (BBLR).
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Profil kesehatan Indonesia 2022. Kementerian Kesehatan RI.
Limbong, T. O. (2022). Berat badan lahir rendah di Puskesmas Kecamatan Senen. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 2(2), 25–30.
Liu, Y., Li, N., An, H., et al. (2021). Impact of gestational hypertension and preeclampsia on low birthweight and small-for-gestational-age infants in China: A large prospective cohort study. Journal of Clinical Hypertension, 23(4), 835–842.
Mapandin, A., Yetti, R. E., & Handayani, S. W. (2021). Faktor risiko kejadian bayi berat lahir rendah (BBLR) di RSUD Lakipadada Kabupaten Tana Toraja. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia, 4(2), 321–329.
Mare, K. U., Andarge, G. G., Sabo, K. G., et al. (2025). Regional and sub-regional estimates of low birth weight and its determinants in 44 low- and middle-income countries. BMC Pediatrics, 25(1), 1–9.
Martinus, D. F., Bintang, M. R., & Sari, R. N. (2023). Hubungan usia ibu, paritas, dan jarak kehamilan pada ibu hamil dengan kejadian bayi berat lahir rendah (BBLR) di Rumah Sakit Charis Medika Batam tahun 2021. Zona Kedokteran, 13(1), 295–305.
Ministry of Health, Federal Democratic Republic of Ethiopia. (2021). Clinical reference manual for advanced neonatal care in Ethiopia (pp. 129–135). https://www.moh.gov.et/ejcc/am/resource/clinical-reference-manual-for-advanced-neonatal-care-in-ethiopia
Nasrudin, M. (Ed.). (2021). Edukasi bahaya merokok bagi kesehatan (p. 9). Anita Herawati.
Pusdekar, Y. V., Patel, A. B., Kurhe, K. G., et al. (2020). Rates and risk factors for preterm birth and low birthweight in the global network sites in six low- and low-middle-income countries. Reproductive Health, 17(Suppl 3), 1–7.
Putra, A. T., & Hidayah, D. (2022). Janin berisiko tinggi. In H. Salimo, D. Hidayah, & Soetjiningsih (Eds.), Ilmu kesehatan anak: Perinatologi & neonatologi (pp. 29–35). EGC.
Solichatin, S., Mandarana, M., Hafid, F., Pangestika, W., Kusuma, T. U., Sulistiani, R. P., et al. (2024). Keseimbangan gizi. In Ilmu gizi dasar (p. 102). Pradina Pustaka.
Stepan, H., Galindo, A., Hund, M., et al. (2023). Clinical utility of sFlt-1 and PlGF in screening, prediction, diagnosis and monitoring of pre-eclampsia and fetal growth restriction. Ultrasound in Obstetrics & Gynecology, 61(2), 168–180.
Suradi, R. (2021). Pemeriksaan fisik pada bayi baru lahir. In S. Wandita, G. I. Sarosa, T. Wibowo, et al. (Eds.), Buku ajar neonatologi anak (2nd ed., pp. 57–73). Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia.
Tadesse, T., Abebe, M., Molla, W., Mahamed, A. A., & Mebratu, A. (2023). Magnitude and associated factors of low birth weight among term newborns delivered in Addis Ababa public hospitals, Ethiopia. Journal of Obstetrics and Gynaecology, 43(1), 24–32.
Tamene, A., Habte, A., Tagesse, M., Sewalem, Z. W., & Afework, A. (2023). Using household survey data to explore the effects of the domiciliary environment on weight at birth: A multilevel mixed-effects analysis of the Ethiopian Demographic Health Survey. BMC Pregnancy and Childbirth, 23(1), 1–11.
Wahyuni, S., Ananti, Y., & Issabella, C. M. (2021). Hubungan anemia kehamilan dengan kejadian berat badan lahir rendah (BBLR): Systematic literature review. Jurnal Health, 8(2), 94–104.
Wang, R., Xu, S., Hao, X., et al. (2025). Anemia during pregnancy and adverse pregnancy outcomes: A systematic review and meta-analysis of cohort studies. Frontiers in Global Women’s Health, 6, 1–12.
Welch, C., Wong, C. K., Lelijveld, N., Kerac, M., & Wrottesley, S. V. (2024). Adolescent pregnancy is associated with child undernutrition: Systematic review and meta-analysis. Maternal & Child Nutrition, 20(1), 10–19.
Wiguna, I. M. A., Witari, N. P. D., & Budayasa, A. A. G. R. (2023). Hubungan antara preeklampsia dengan kejadian bayi berat lahir rendah (BBLR) di Rumah Sakit Umum Daerah Sanjiwani Gianyar. Aesculapius Medical Journal, 3(2), 267–271.
World Health Organization. (2025). Preterm birth. WHO. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/preterm-birth
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Ghina Wastrianda Putri, Silvia Yasmin, Julinar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.











