Perbandingan Status Gizi Balita Sebelum dan Sesudah Pemberian Makanan Tambahan Berbahan Pangan Lokal di Puskesmas Kuta Alam Kota Banda Aceh Tahun 2024
DOI:
https://doi.org/10.61579/future.v3i4.630Keywords:
Status Gizi, Balita, Pemberian Makanan TambahanAbstract
Status gizi yang baik pada balita sangat krusial dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan yang optimal. Salah satu upaya untuk meningkatkannya adalah melalui pemberian makanan tambahan (PMT) berbahan pangan lokal. Di Puskesmas Kuta Alam, PMT lokal diberikan kepada balita yang mengalami gizi kurang (BB/TB), berat badan kurang (BB/U), dan pendek (TB/U atau PB/U). Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan status gizi balita sebelum dan sesudah menerima PMT lokal pada tahun 2024. Studi ini mengadopsi desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 91 balita berusia 6 hingga 59 bulan yang telah mengikuti program pemberian makanan tambahan (PMT) berbahan pangan lokal selama 28 hingga 56 hari menjadi sampel dalam penelitian ini. Untuk menganalisis data, digunakan uji paired sample t-test. Temuan dari studi ini mengindikasikan bahwa pemberian makanan tambahan (PMT) yang menggunakan pangan lokal memiliki dampak penting terhadap status gizi balita. Sebanyak 45,7% balita dengan gizi kurang meningkat menjadi gizi baik, 43,8% balita dengan berat badan kurang meningkat menjadi berat badan normal, dan 33,3% balita pendek meningkat menjadi tinggi badan normal. Berdasarkan temuan studi ini, dapat ditarik kesimpulan bahwa pemberian makanan tambahan (PMT) yang berbasis pada pangan lokal terbukti optimal dalam meningkatkan status gizi balita yang mengalami permasalahan gizi. Disarankan pemberian PMT dilakukan lebih dari 28–56 hari agar lebih banyak balita penerima program mengalami perbaikan status gizi.
References
Ajiputri, A. C., Amanda, W. E., Putri, L. S., Damayanti, L. T., & Bataha, K. (2023). Pendampingan Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Lokal Sebagai Perubahan Status Gizi Balita Desa Jangur Kabupaten Probolinggo. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN), 4(3), 1885–1893.
Astuti, L. D. P. Y., & Sari, I. M. (2025). UPAYA PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN PADA BALITA STUNTING DENGAN PROGRAM BUMI CETING DI KELURAHAN BUMI LAWEYAN. IJCD: Indonesian Journal of Community Dedication, 03(01), 128–135.
Bless, L., Al-faida, N., & Lambey, A. D. (2024). The Effect of Providing Additional Food ( PMT ) Local Food on the Nutritional Status of Toddlers Age 12-59 Months in Work Area Siriwini Community Health Center. International Journal of Public Health, 1(4). https://doi.org/https://doi.org/10.62951/ijph.v1i4.199
Dari, W., Puspitasari, M., Susilawati, Mawarsih, D. I., Yuliani, N., Lizah, R., & Dkk. (2024). Pemberian Makanan Tambahan Untuk Mengatasi Gizi Kurang pada Balita Kurus. Mitra Mahajana: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(2), 191–199. https://doi.org/10.37478/mahajana.v5i2.4385
Dedi, F., Selviana, S., & Suwarni, L. (2024). Efektivitas Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dalam Meningkatkan Berat Badan dan Tinggi Badan Balita Stunting di Kabupaten Bengkayang. Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati, 9(3), 210–218.
Devianti, D. I., Retnaningsih, R., & Ilmiah, W. S. (2024). PENGARUH PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN BERBAHAN PANGAN LOKAL TERHADAP STATUS GIZI PADA BALITA GIZI KURANG (12-56 BULAN) DI KELURAHAN KEDUNG ASEM KOTA PROBOLINGGO. Jurnal Ilmiah Obsgin, 16(2), 408–413.
Kementerian Kesehatan RI. (2021). Buku Saku Hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) Tingkat Nasional, Provinsi, dan Kabupaten/Kota Tahun 2021.
Kementerian Kesehatan RI. (2022). Buku Saku Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022.
Kementerian Kesehatan RI. (2023a). Peraturan Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat Nomor Hk.02.02/B/1622/2023 Tahun 2023 Tentang Petunjuk Teknis Pemberian Makanan Tambahan Berbahan Pangan Lokal Bagi Ibu Hamil Dan Balita.
Kementerian Kesehatan RI. (2023b). Petunjuk Teknis Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Berbahan Pangan Lokal untuk Balita dan Ibu Hamil. https://kesmas.kemkes.go.id/assets/uploads/contents/others/20230516_Juknis_Tatalaksana_Gizi_V18.pdf
Kementerian Kesehatan RI. (2023c). Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Pemberian Makanan Tambahan Untuk Ibu Hamil Kurang Energi Kronis (KEK), Balita Berat Badan Tidak Naik/Weight Faltering Balita, Balita Berat Badan Kurang dan Gizi Kurang.
Nelista, Y., & Fembi, P. N. (2021). Pengaruh Pemberian Makanan Tambahan Pemulihan Berbahan Dasar Lokal terhadap Perubahan Berat Badan Balita Gizi Kurang. PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat, 2(3), 1228–1234. https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/prepotif/article/view/2426
Pontang, G. S., Alia, A. P., & Setiyaningsih, S. (2024). Perbedaan Status Gizi Sebelum dan Sesudah Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Berbahan Pangan Lokal Pada Balita Stunting di Desa Kalijambe dan Desa Tanjung Kecamatan Bringin Kabupaten Semarang. Media Informasi Penelitian Kabupaten Semarang, 6(1), 53–67. https://doi.org/https://doi.org/10.55606/sinov.v6i1.801
Prayoga, A. Y., Ernalia, Y., & Aulawi, T. (2025). PENGARUH PMT PEMULIHAN TERHADAP KENAIKAN BERAT BADAN PADA BALITA GIZI KURANG USIA 6-59 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TAMBANG. Seminar Nasional Integrasi Pertanian Dan Peternakan, 3(1), 170–177.
Purbaningsih, H., & Syafiq, A. (2023). Efektivitas Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Berbahan Pangan Lokal Terhadap Kenaikan Berat Badan Balita. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 6(12), 2550–2554. https://doi.org/10.56338/mppki.v6i12.4206
Rahmawati, D., Sudiarti, T., & Fitri, Y. P. (2023). Analisis Hasil Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Lokal di Pos Gizi pada Balita Underweight di Kota Tangerang 2023 Analysis. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia, 6(111), 2279–2287. https://doi.org/https://doi.org/10.56338/mppki.v6i11.4184
Ramadhania, S., Mulyani, E., & Ariestiningsih, E. S. (2025). Evaluasi Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Lokal Pada Balita Gizi Kurang. JURNAL KESMAS DAN GIZI (JKG), 7(2), 402–406. https://doi.org/10.35451/jkg.v7i2.2712
Ramazana, C. V., Zuheri, & Alaydrus, S. Q. (2024). PENGARUH PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN LOKAL TERHADAP STATUS GIZI PADA BALITA GIZI KURANG DI PUSKESMAS SIMPANG TIGA ACEH BESAR. Jurnal Ilmu Kedokteran Dan Kesehatan, 11(11), 2066–2072.
Ruhana, Istiqomah, & Kusvitasari, H. (2025). Evaluasi Pemberian Makanan Tambahan ( PMT ) Pada Balita Stunting Usia 24-59 Bulan di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Padang Luas. Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan, 15(1).
Sari, N. P., Yuniarti, Hipni, R., & Rafidah. (2025). PENGARUH PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN ( PMT ) LOKAL PADA BALITA DENGAN BERAT BADAN KURANG ( UNDERWEIGHT ) TERHADAP KENAIKAN BERAT BADAN BALITA DI PUSKESMAS TAJAU PECAH TAHUN 2024. 6(1), 2084–2094.
Tripuspita, S. I. F., & Sihidi, I. T. (2024). ANALISIS IMPLEMENTASI PROGRAM PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN (PMT) UNTUK PENANGGULANGAN STUNTING DI KABUPATEN PROBOLINGGO. Jurnal Kebijakan Pembangunan, 19(1), 27–42. https://doi.org/10.47441/jkp.v19i1.358
UNICEF, World Health Organization, & World Bank Group. (2023). Level and trend in child malnutrition. In World Health Organization. https://www.who.int/publications/i/item/9789240073791
Yosefa, P. S., & Tahun, O. D. (2022). Pengaruh Pemberian PMT Lokal terhadap Peningkatan Status Gizi pada Balita Gizi Kurang. Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia, 7(6), 6857–6864.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Fitrian Ash Shiddiq, Eka Yunita Amna, Aslinar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.











