Penerapan Etika Bisnis Islam Dan Analisis Swot Pada Produk Jamur Olahan Dalam Meningkatkan Daya Saing Produk UMKM di Kampung Mekar Mulya Pangalengan Kabupaten Bandung
DOI:
https://doi.org/10.61579/future.v3i3.570Keywords:
sertifikasi halal, daya saing, SWOT, etika bisnis islam, UMKM olahan jamurAbstract
Peningkatan daya saing produk olahan jamur bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) semakin penting dalam menghadapi dinamika pasar di era teknologi saat ini, terlebih di negara-negara dengan mayoritas penduduk beragama Islam seperti Indonesia. Salah satu strategi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan daya saing tersebut adalah melalui sertifikasi halal. Sertifikasi ini tidak hanya berfungsi sebagai upaya meningkatkan kepercayaan konsumen Muslim, tetapi juga membuka akses pasar yang lebih luas, khususnya di pasar syariah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi peningkatan daya saing produk olahan jamur melalui penerapan sertifikasi halal dengan pendekatan analisis SWOT dan etika bisnis Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus tunggal pada salah satu UMKM pengolah jamur di Kp. Mekar Mulya, Desa Margamulya, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, untuk mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal berupa kekuatan (strengths), kelemahan (weaknesses), peluang (opportunities), dan ancaman (threats) yang dihadapi oleh UMKM tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa sertifikasi halal memiliki potensi besar sebagai nilai tambah kompetitif sekaligus legitimasi syariah dalam proses produksi. Selain itu, penerapan prinsip-prinsip etika bisnis Islam seperti kejujuran, amanah, dan keadilan mampu memperkuat citra positif usaha di mata konsumen Muslim. Dengan menggabungkan analisis SWOT dan prinsip etika bisnis Islam, UMKM pengolah jamur dapat merumuskan strategi pengembangan yang tidak hanya berfokus pada pencapaian profit, tetapi juga pada kesejahteraan sosial dan spiritual, sehingga menciptakan model bisnis yang lebih holistik dan berkelanjutan.
References
Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Kementerian Pertanian RI: Potensi Jamur sebagai Sumber Protein Nabati Alternatif 2021
Chapra, M. U. (2000). Toward a Just Monetary System . Leicester: The Islamic Foundation.
Hunger, D. J., & Wheelen, T. L. (2011). Concepts in Strategic Management and Business Policy . Pearson Education
Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Republik Indonesia: Strategi Peningkatan Nilai Tambah Produk UMKM melalui Diversifikasi Olahan Pangan 2020s
Kementerian Perindustrian Republik Indonesia: Strategi Nasional Pengembangan Industri Halal di Indonesia 2022
Lembaga Pengkajian Pangan, Obatobatan, dan Kosmetika – Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI): Pedoman Sertifikasi Halal di Indonesia 2021
Penelitian yang diterbitkan dalam Jurnal Pertanian Umpar (2020) dan tesis oleh B. Sumantri dari Institut Pertanian Bogor (2013), yang menggarisbawahi pengaruh jiwa kewirausahaan terhadap kinerja usaha.
State of the Global Islamic Economy Report (SGIHR). (2023). Halal Market Outlook 2023 . London: Thomson Reuters.
Studi kasus yang dianalisis dalam skripsi Analisis Rantai Pasok dan Strategi Pemasaran Jamur Tiram di Desa Payakabung (2022) dan tesis Analisis Strategi Pemasaran Usaha Jamur Tiram dalam Meningkatkan Omzet Penjualan (2021).
Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal: Sekretariat Negara RI
Usmani, M. T. (2007). An Introduction to Islamic Finance . Karachi: Darul Ishaat
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Mochamad Fadlani Salam, Nadwah Ghaida Nur Fatimah, Rivansius Alexander Silalahi, Topan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.











