HUBUNGAN MASA KERJA, BEBAN KERJA DAN STATUS KEPEGAWAIAN TERHADAP KINERJA BIDAN DALAM MELAKSANAKAN PROGRAM MANAJEMEN TERPADU BALITA SAKIT (MTBS) DI PUSKESMAS INDRAJAYA DAN DELIMA KABUPATEN PIDIE
DOI:
https://doi.org/10.61579/future.v2i1.57Keywords:
Masa Kerja, Beban Kerja, Status Kepegawaian, Kinerja Bidan, Manajemen Terpadu Balita SakitAbstract
Rendahnya kinerja petugas MTBS Puskesmas tersebut sangat dipengaruhi oleh kurangnya rangsangan dalam melaksanakan pekerjaan sesuai dengan tupoksi dinas kesehatan, kurang adanya inovasi dan kreativitas dalam melaksanakan pekerjaan, beban kerja yang tinggi, status pekerjaan dan masa kerja, serta keinginan dalam meningkatkan kinerja pribadi masih kurang, belum adanya penghargaan bersifat insentif dari dinas kesehatan terhadap petugas MTBS yang berprestasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor masa kerja, beban kerja dan status kepegawaian dengan kinerja bidan dalam melaksanakan program MTBS di Puskesmas Indrajaya dan Delima. Jenis penelitian adalah analitik dengan menggunakan desain cross sectional. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah Bidan di Puskesmas Indrajaya dan Delima sebanyak 96 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara menggunakan kuesioner. Data dianalis dengan uji statistik logistik regresi dengan program stata 14.2. Hasil penelitian diketahui cakupan MTBS di Puskesmas Indrajaya 75,4% dan di Puskesmas Delima 62,2%. Hasil uji statistik faktor yang berhubungan dengan kinerja bidan dalam pelaksanaan program MTBS adalah variabel masa kerja (p-value = 0,020) dan beban kerja (p-value = 0,015) dengan kinerja bidan dalam melaksanakan program Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS) di Puskesmas Indrajaya dan Delima Kabupaten Pidie. Disarankan kepada bidan dalam mengurangi beban kerja yang berat, dapat dirubah dengan kegiatan MTBS dilaksanakan secara team antara bidan, perawat yang menentukan klasifikasi, petugas gizi yang memberikan penyuluhan tentang gizi dan petugas apotek yang memberikan penyuluhan tentang tata cara minum obat yang baik dirumah.
References
Abu A.D.K.H., Kusumawati Y. & Werdani K.E., Hubungan Karakteristik Bidan dengan Mutu Pelayanan Antenatal Care Berdasarkan Standar Operasional, Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas, 2017; 10(1):94-100.
Afraini, N., Ichwansyah, F., Rani, H.A. & Syahputra, F., Analisis Faktor Yang Berhubungan dengan Kinerja Bidan dalam Melaksanakan Program Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS) di Puskesmas Indrajaya dan Delima Kabupaten Pidie, Jurnal Aceh Medika, Vol.5 No. 1, 2021.
Anasari T., Faktor yang Mempengaruhi Kelengkapan Pengisian Buku KIA Oleh Bidan dalam Deteksi Dini Resiko Tinggi Kehamilan di Puskesmas Kabupaten Banyumas Tahun 2012, Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan, 2013; 9(3).
Dinkes Kabupaten Pidie, Profil Kesehatan, Dinas Kesehatan Kabupaten Pidie 2018.
Husna A. & Besral B., Kinerja bidan di Desa dalam Program Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat Miskin, Kesmas: National Public Health Journal, 2009; 4(1):18-23.
Ivancevich J.M.K., Robert Matteson, Michael T., Perilaku dan Manajemen Organisasi, Jilid 1 Edisi ke-7, Jakarta: Penerbit Erlangga, 2007.
Juliningrum E. & Sudiro A., Pengaruh Kompensasi, Budaya Organisasi, terhadap Motivasi Kerja dan Kinerja Pegawai, Jurnal Aplikasi Manajemen, 2014; 11(4):655-676.
Kemenkes RI., Buku Bagan Manajemen Terpadu Balita Sakit, Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2008.
Kemenkes RI., Inilah Capaian Kinerja Kemenkes RI Tahun 2015-2017, Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2017.
Kemenkes RI., Profil Kesehatan Indonesia, Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; 2014.
Nugroho B.A., Strategi Jitu Memilih Metode Statistik Penelitian dengan SPSS, Yogyakarta: Andi Offset, 2005.
Palutturi S., Determinan Kinerja Bidan di Puskesmas Tahun 2006, Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan, 2007; 10(04).
Purwanti S., Analisis Pengaruh Karakteristik Individu, Fasilitas, Supervisi, Dan Motivasi Terhadap Kinerja Petugas Pelaksana Pelayanan Program MTBS (Manajemen Terpadu Balita Sakit) Di Kabupaten Banyumas Tahun 2010, Bidan Prada: Jurnal Publikasi Kebidanan AKBID YLPP Purwokerto, 2011.
Purwanti S.M., Atik, Kinerja Petugas Pelaksana dalam Pelayanan Program Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS) di Kabupaten Banyumas, Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan, 2012; 8(3).
Rohayati R., Sulastri S. & Purwati P., Analisis Faktor Pelaksanaan Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS) di Puskesmas, Jurnal Keperawatan, 2017; 11(1):112-117.
Sugiyono, Metodologi Penelitian, Bandung: CV. Alpha Beta, 2000.
Sulastriningsih K. & Novita A., Pengaruh Kemampuan dan Motivasi Kerja Petugas Kesehatan Terhadap Kinerja dalam Penerapan Program Manajemen Terpadu Balita Sakit di Puskesmas Pasar Minggu, Jurnal Akademi Keperawatan Husada Karya Jaya, 2016; 2(1).
Surani E., Analisis Karakteristik Individu Dan Faktor Intrinsik yang Berhubungan dengan Kinerja Bidan Pelaksana Poliklinik Kesehatan Desa dalam Pelayanan Kesehatan Dasar di Kabupaten Kendal Tahun 2007, Program Pascasarjana Universitas Diponegoro; 2008.
Trisna, C. & Asfian, Faktor-Faktor Individu yang Berhubungan dengan Pelaksanaan Manajemen Terpadu Balita Sakit di Sambas, Jurnal Vokasi Kesehatan, 2017; ISSN 2442-5478.
Uno H.B., Lamatenggo, Nina. Teori Kinerja dan Pengukurannya, Jakarta: Bumi Aksara; 2012.
Wardani, A.T.A., Analisis Penerapan Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS) terhadap Kejadian Pneumonia Balita di Puskesmas Halmahera Kota Semarang, Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, 2016.
Zetli S., Hubungan Beban Kerja Mental terhadap Stres Kerja pada Tenaga Kependidikan di Kota Batam, Jurnal Rekayasa Sistem Industri, 2019; Volume 4. No. 2.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Fadli Syahputra, T. Khairol Razi, Kiki Rezeki Amelia, Nisa Afriani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.











