Peran Panglima Laot Dalam Adaptasi Sosial Nelayan Tangkap Ikan di Gampong Ujong Drien

Authors

  • Cut Eka Mutia Universitas Teuku Umar, Aceh, Indonesia
  • Herin Santiara Universitas Teuku Umar, Aceh, Indonesia
  • Miftahul Khoiriyah Universitas Teuku Umar, Aceh, Indonesia
  • Fazillah Baihaqi Universitas Teuku Umar, Aceh, Indonesia
  • Ahlun Nazar Universitas Teuku Umar, Aceh, Indonesia
  • Sopar Universitas Teuku Umar, Aceh, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.61579/future.v3i3.552

Keywords:

SIGAP, empowerment, panglima laot

Abstract

Gampong ujong drien is a village located in Meureubo District, West Aceh Regency, Aceh Province, Indonesia. One of the activities carried out in Gampong Ujong Drien is community service aimed at empowering the potential of residents through the use of technology, especially the Village Information System (SIGAP). Panglima Laot is a fisherman leader who plays an important role in coordinating fisherman activities, resolving, and enforcing customary law. Panglima Laot also plays a role in regulating fishing and imposing sanctions on violators of customary law. This study will likely examine the conditions in Panglima Laot, their role in managing marine resources, and the factors that influence fishermen's perceptions of this role.

References

Adli Abdullah, M., Sulaiman Tripa, and T. Muttaqin Mansur. (2006). "Selama Kearifan Adalah Kekayaan." Eksistensi Panglima Laot dan Hukum Adat Laot di Aceh, Cet. I, Panglima Laot Aceh, Banda Aceh.

Daud S. (2002). Kedudukan dan Kewenangan Panglima Laot dalam Hukum Adat Laot Nanggroe Aceh Darussalam. Tesis, Program Pascasarjana Universitas Sumatera Utara.

Djuned, T. (1995). Pengelolaan Lingkungan Laut Oleh Panglima Laot (Suatu Studi Di Kotamadya Banda Aceh. Laporan Penelitian. Darussalam-Banda Aceh: Universitas Syiah Kuala.

Elly Irhana Savitri, dkk, (2022), Peran Panglima Laot Dalam Meningkatkan Ketahanan Sosial Masyarakat Pesisir Aceh, Jurnal Aducation and Develpment Institut Pendidikan Tapanuli Selatan,Volume 10. Nomor 2.

Endang Retnowati, (2011), Nelayan Indonesia dalam Pusaran Kemiskinan Struktural (Perspektif Sosial, Ekonomi dan Hukum), “Jurnal Ekonomi”, Vol.16, No.3, 152.

Fitrah, Rahmat. 2018. “Kedudukan Panglima Laot Lhok Dalam Kalangan Masyarakat Nelayan (Studi Kasus Kecamatan Meureubo, Aceh Barat).” Universitas Teuku Umar.

Furqan, Yuli Khairani, Erdi Surya, Armi, M. Ridhwan, Anita Novianti, Lukmanul Hakim, and Muchsin. “Studi Kearifan Lokal Masyarakat Nelayan Dalam Upaya Pemanfaatan Berkelanjutan Terhadap Konservasi Laut Di Kawasan Lampulo Kota Banda Aceh.” Jurnal Al-Ijtimaiyyah7, no. 2 (2021): 287. https://doi.org/10.22373/al-ijtimaiyyah.v7i2.10124.

Hadisaputra, S. “Biaya Dan Pendapatan Di dalam Usaha Perikanan Tangkap.” Jurnal Ekonomi, Manajemen, Dan Akuntansi1, no. 1 (2013).

Hukum Adat Laot dan Lembaga Panglima Laot di Nanggroe Aceh Darussalam. Sabda: Jurnal Kajian Kebudayaan, Vol. 3, No. 2.

Indara, Sofyan R, Irwan Bempah, and Yuriko Boekoesoe. (2017), “Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Nelayan Tangkap Di Desa Bongo Kecamatan Batudaa Pantai Kabupaten Gorontalo.” Agrinesia2, no. 1 : 92–97. https://doi.org/10.37046/agr.v2i1.2443.

Juaris, Juaris, Jhon Wahidi, Saprijal Saprijal, and Faez Syahroni. “Pemberdayaan Nelayan Melalui Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Di Desa Alue Naga, Aceh.” Jurnal Sosiologi Agama Indonesia (JSAI)4, no. 3 (2023): 405–17. https://doi.org/10.22373/jsai.v4i3.3489.

Junaidi, (2024), Pemanfaatan Hasil Tangkapan Ikan Dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Melayan Desa Lampuyang Kecamatan Pulo Aceh https://journal.lsamaaceh.com/index.php/kalam/article/view/259/160 Volume 12No. 2.

Parsudi, Suparlan. (1993). Adaptasi dalam Antropologi. Jakarta : Raja Grafindo.

Kelana, Ade Syahputra. (2018). “Peran Panglima Laot Dalam Penyelesaian Bentuk Pelanggaran Laot Melalui Hukum Adat (Studi Kasus Di Wilayah Gampong Lampulo).” UIN Aceh: 121.

Kinseng, RA. (2014). Konflik Nelayan. Jakarta: Pustaka Obor Indonesia.

Kinseng, RA. (2017). Struktugensi: Sebuah Teori Tindakan. Sodality. Jurnal Sosiologi Pedesaan. hal 127-137.

Parenrengi, Sudarmin, Satria Yunas, and Nurul Hilmiyah. “Sosial Ekonomi Dan Kesejahteraan Nelayan Di Wilayah Teluk Jakarta: Literature Review.” Jurnal Riset Manajemen Dan Bisnis (JRMB) Fakultas Ekonomi UNIAT5, no. 1 (2020): 93–104. http://jrmb.ejournal-feuniat.net/index.php/JRMB/article/view/274.

Peraturan Gubernur No. 60 Tahun 2013 Tentang Pelaksanaan Penyelesaian Sengketa/Perselisihan Adat dan Istiadat

Pha, Hakim Nyak. (2001). Panglima Laot Peranannya dalam Lembaga Adat Laot, Makalah Duek Pakat Panglima Laot se-Aceh, Sabang 19-20 Maret. Qanun Aceh Nomor 10 Tahun 2008 tentang Lembaga Adat.

Puspita.M. (2017a). “Kearifan Lokal Dalam Pengelolaan Sumber Daya Pesisir Dan Laut, Hukum Adat Laot Dan Lembaga Panglima Laot Di Nanggroe Aceh Darussalam.” Universitas Diponegoro.

Rahim, Abdul. “Analisis Pendapatan Usaha Tangkap Nelayan Dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhinya Di Wilayah Pesisir Pantai Sulawesi Selatan.” J. Sosek KP6, no. 2 (2011): 235–47. http://jrmb.ejournal-feuniat.net/index.php/JRMB/article/view/274.

Qanun Aceh Nomor 10 tahun 2008 tentang Lembaga Adat.

Qanun Aceh Nomor 9 tahun 2008 tentang Pembinaan Kehidupan Adat dan Adat Istiadat.

Sastrawijaya.dkk, “Nelayan Nusantara,” Jurnal Sosial Ekonomi Dan Kelautan Dan Perikanan1, no. 1 (2012).

Savitri, E.S., Wiranto, dan E. Legowo. (2022). Peran Panglima Laot Dalam meningkatkan Ketahanan Sosial Masyarakat Pesisir Aceh. (Jurnal Education and Development, Vol. 10, No. 2.

Sopar, Mursyidin, Arfriani Maifizar, Riki Yulianda, 2023. Partisipasi Perempuan dan Pemberdayaan Masyarakat di Objek Wisata Pulau Banyak Aceh Singkil. (Jurnal Sosiologi Agama Indonesia (JSAI) Vol. 4, No. 1).Undang-undang Nomor 11 tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh.

Prof. Dr. Sugiyono Metode penelitian kuantitatif dan kualitatif tahun 2021

Daud,, S., dkk, (2010). Adat Meulaot. Banda Aceh: CV. Boebon jaya.

Soekanto, S., (1989) Sosiologi Suatu Pengantar, UI, Jakarta.

Winarso, S. (1978). Dasar dan Teknik Researh. Bandung: Tarsito.

Kurniawan, A. 2008. Faktor-Faktor yang mempengaruhi Efektivitas Panglima Laot dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam Laut di Kota Sabang. Jurnal Dinamika Hukum. Vol. 8 No. 3 September 2008.

Sulaiman.2010. Prospek Hukum Adat Laut dalam Pengelolaan Perikanan di Kabupaten Pidie Jaya Provinsi Aceh. Jurnal. Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala. Jurnal. Yustisia Edisi 87 September 2013.

Yulianto, I., B, Wiryawan., A. A. Taurusman. 2011. Strategi dan Rekomendasi Pengelolaan Perikanan Karang Berdasarkan Status Kelembagaan. Jurnal Fisheries. Vol. 2, No. 2, November 2011

Sutisna, Endang Sulaeman, Bisma Murti. 2015. Peran Kepemimpinan, Modal Sosial, Akses Informasi serta Petugas dan Fasilitator Kesehatan dalam Pemberdayaan Masyarakat Bidang Kesehatan. Jurnal Penelitian Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat Pascasarjana Universitas Sebelas Maret. Vol. 3. No. 5 September 2015

Downloads

Published

2025-07-23

How to Cite

Mutia, C. E., Santiara, H., Khoiriyah, M., Baihaqi, F., Nazar, A., & Sopar. (2025). Peran Panglima Laot Dalam Adaptasi Sosial Nelayan Tangkap Ikan di Gampong Ujong Drien. Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced, 3(3), 1228–1237. https://doi.org/10.61579/future.v3i3.552