PENGARUH KOPI TERHADAP MEMORI JANGKA PENDEK PADA MAHASISWA STUDI SANITASI
DOI:
https://doi.org/10.61579/future.v1i1.55Keywords:
Kopi, Memori Jangka PendekAbstract
Latar Belakang Kopi merupakan salah satu minuman yang terkandung komponen kafein didalamnya serta memiliki efek pada sistem saraf pusat sehingga meningkatkan kinerja otak dengan menstimulasi area broadmann pada bagian prefrontalis pada daerah 9, 10,11,12 yang berperan dalam penyimpanan informasi disebut sebagai memori yaitu dapat memuat kemampuan berpikir untuk menyimpan, mempertahankan, mengingat, menilai, orientasi, persepsi dan memperhatikan informasi yang diterima oleh individu. Tujuan Penelitian Untuk mengetahui efek mengkonsumsi minuman yang mengandung kafein terhadap Mahasiswa Pendidikan Dokter Universitas Abulyatama. Metode Tipe penelitian ini ekperimental sungguhan. Subjek penelitian terdiri atas 36 orang dengan usia 18-24 tahun yang dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu 18 responden minum kopi dan 18 responden tidak minum kopi. Data yang di ukur adalah perbedaan skor memori jangka pendek. Pemberian secangkir kopi seduh dalam sekali minum sebanyak 20gram bubuk kopi dan 150 liter air. Analisis data menggunakan uji “t” tidak berpasangan dengan α = 0,05 Hasil Rata-rata poin memori jangka pendek setelah minum kopi sebesar 26,9444 lebih besar dari rata rata poin memori jangka pendek yang tidak minum kopi yaitu sebesai 23,0000 dari uji statistik independent sample T-test menunjukkan (2- tailed) < 0,05. Hal ini membuktikan cenderung adanya perbedaan selisih peningkatan memori jangka pendek antara minum kopi dan tidak minum kopi. Kesimpulan Kopi meningkatkan memori jangka pendek.
References
A. N. Triantara., H. S. Wijayanti. 2017. Journal of nutrition. Nature, 184(4681), 156.
A. R. Maghfiroh. 2019. Pengaruh kafein kopi pada perhatian: penelitian eksperimen di Pondok Pesantren As-Salafiyyah. Jurnal UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, pp. 56–61.
Ferdinand, C., & Olivia, S. 2018. Hubungan kafein terhadap daya ingat jangka pendek pada mahasiswa angkatan 2012 Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara. Tarumanagara Medical Journal, 1(1), 41–47.
G. S. C. Liviera. 2012. Pengaruh kopi (Coffeaarabica) terhadap memori jangka pendek, Jurnal Universitas Kristen Maranatha, pp. 1–4.
Koupenova, M. & Ravid, K. (2017). Adenosine, Adenosine Receptors and Their Role in Glucose Homeostasis and Lipid Metabolism. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMc 3849123/.
NEURONA. 2015. Panduan Praktik Klinik diagnosis dan penataksanaan demensia, Vol. 27 No.4 Jakarta Pusat 10430: Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia, http://www.perdossi.or.id.
Nikko. 2015. Pengaruh kopi Robusta terhadap memori jangka pendek pada laki-laki dewasa muda. Abstrak Universitas Kristen Meranatha, vol. 73, pp. 1–8, http://repository.maranatha.edu/
P. J. Rogers, S. V. Heatherley, E. L. Mullings, J. E. Smith. 2013. Faster but not Smarter: Effects of Caffeine and Caffeine Withdrawal on Alertness and Performance. Psychopharmacology (Berl); 226 (2): 229-40.
Yusdiyanti, D., Hardian, H., & Sumekar, T. A. 2017. Pengaruh Brain Training Terhadap Memori Diukur Dengan Scenery Picture Memory Test. Jurnal Kedokteran Diponegoro, 6(2), 460–469.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 T. Khairol Razi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.











