Perubahan Ekologi dan Pola Tangkap Nelayan Gampong Ujong Drien Akibat Trasportasi Bongkar Muat Batu Bara di Pesisir Laut Meureubo Kabupaten Aceh Barat
DOI:
https://doi.org/10.61579/future.v3i3.541Keywords:
Ekologis, pola penangkapan ikan, batu bara, nelayanAbstract
Perubahan ekologis yang disebabkan oleh aktivitas bongkar muat batu bara di perairan pesisir Meureubo, Kabupaten Aceh Barat, telah memberikan dampak signifikan terhadap lingkungan dan kondisi sosial ekonomi nelayan di Gampong Ujong Drien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak dari pencemaran air laut, kerusakan habitat laut, perubahan arus laut, dan pergeseran pola penangkapan ikan akibat aktivitas industri di wilayah pesisir tersebut. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pencemaran air laut mengganggu kualitas air dan menyebabkan ikan bermigrasi ke wilayah lain, sehingga mengurangi hasil tangkapan nelayan. Selain itu, kerusakan habitat laut, seperti kerusakan terumbu karang dan terganggunya ekosistem laut, menyebabkan penurunan populasi ikan yang tersedia untuk ditangkap. Perubahan arus laut juga memengaruhi jalur migrasi ikan, memaksa nelayan untuk menyesuaikan lokasi dan metode penangkapan ikan mereka. Akibatnya, pola penangkapan ikan mengalami perubahan signifikan, dengan sebagian nelayan pindah ke wilayah lain atau mencari sumber pendapatan alternatif. Penelitian ini memberikan wawasan mengenai hubungan antara ekologi dan keberlanjutan ekonomi masyarakat pesisir, serta menekankan pentingnya kebijakan lingkungan yang berkelanjutan untuk melindungi ekosistem laut dan mata pencaharian nelayan. Dengan peraturan yang tepat dan peningkatan kesadaran lingkungan, keberlanjutan kehidupan nelayan di Gampong Ujong Drien dapat terjaga di tengah perubahan yang terus berlangsung.
References
Anab, A. (2024). Dampak Kawasan Industri Terhadap Sosial Ekonomi Masyarakat Nelayan Di Kecamatan Bahodopi Kabupaten Morowali (Doctoral dissertation, Universitas Hasanuddin).
Fynnisa, Z., Nugroho, E. D., Sakaria, F. S., Juniatmoko, R., Sinurat, J., Polapa, F. S., ... & Setyono, B. D. H. (2024). Ekologi Perairan. Penerbit Widina.
Greenpeace Indonesia, 2021. Dampak Transportasi Batu Bara terhadap Lingkungan Pesisir.
Hakim, I. R. (2019). Dampak industrialisasi terhadap perubahan sosial ekonomi masyarakat: Studi deskriptif Desa Mangunarga Kecamatan Cimanggung Kabupaten Sumedang (Doctoral dissertation, UIN Sunan Gunung Djati Bandung).
Ikhsan, Zahlul, et al, 2025. Pengantar Ekologi. Tohar Media.
Khafida, W. (2024). Konsep Dasar Ekologi. Ekologi dan Lingkungan, 1.
Kementrian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, 2021. Kajian Dampak Industri terhadap Perikann Tangkap di Wilayah Pesisir.
Maurizka, I. S., & Adiwibowo, S. (2021). Strategi adaptasi nelayan menghadapi dampak perubahan iklim. Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM], 5(4), 496-508.
Suryanullah, A. S., Agung, D. A. G., & Ridhoi, R. (2021). Perubahan ekologi pantai paciran-brondong di lamongan tahun 1930-2010. Historiography: Journal of Indonesian History and Education, 1(3), 361-377.
Soekanto, S. (1990). Struktur dan proses sosial: suatu pengantar sosiologi pembangunan.
Wahyudin, Y, 2003. Sistem Sosial Ekonomi dan Budaya Masyarakat Pesisir. Makalah disampaikan pada pelatihan Pengelolaan Kawasan Konservasi Perairan, tanggal, 5.
Wijaya, S., Nursodah, S., Budi man, A., & Felix, M. (2024). Perubahan Sosial dan Kemajuan Masyarakat. Jurnal Inovasi Pendidikan, 6(1).
Raho, Bernard, 2021. Teori Sosiologi Modern Cet 2 Edisi revisi, Ledalero. Maumere NTT.
Satria, A, 2015. Pengantar Sosiologi Masyarakat Pesisir. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Soekanto, S. 2012. Pengaruh Interaksi Sosial Komunitas Adat Budaya Luar Terhadap Persepsinya Pada Kebutuhan Keluarga. Jurnal Penyuluhan. Vol. 6 (1) Pp 96-107.
Soekanto, Soerjono. 2013. Sosiologi Suatu Pengantar. Rajawali Pers: Jakarta
Sonia, T., & Sarwoprasodjo, S, 2020. Peran Lembaga Adat Dalam Pelestarian Budaya Masyarakat Adat Kampung Naga, Desa Neglasari, Kecamatan Salawu, Tasikmalaya. Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM], 4(1), 113-124.
Sopar, Riki Yulianda dan Arfriani Maifizar, 2023. Fungsi Panglima Laot Dalam Masyarakat Nelayan Pesisir di Pulau Banyak, APSSI.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Uswatun Hasanah, Yelli Mulia Sari, Zuriati Rahma, Fitrah Alamsyah, Sopar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.











