Makna Rewang Dalam Budaya Etnis Jawa di Gampong Ujong Padang Kecamatan Kuala Kabupaten Nagan Raya

Authors

  • Muhsinina Program Studi Sosiologi, Universitas Teuku Umar, Aceh, Indonesia
  • Umi Salamah Program Studi Sosiologi, Universitas Teuku Umar, Aceh, Indonesia
  • Yulia Fitri Program Studi Sosiologi, Universitas Teuku Umar, Aceh, Indonesia
  • Sopar Program Studi Sosiologi, Universitas Teuku Umar, Aceh, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.61579/future.v3i3.539

Keywords:

Adat rewang, etnis jawa, modernisasi

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji mengenai makna dan peran adat budaya rewang dalam budaya etnis jawa yang bermukim di Gampong Ujong Padang, Kecamatan Kuala, Kabupaten Nagan Raya,Aceh. Adat rewang merupakan tradisi gotong royong yang dilakukan secara sukarela oleh masyarakat, terkhususnya dalam pelaksanaan acara sosial seperti pernikahan, khitanan, dan acara lainnya. Tradisi ini tidak hanya berfungsi sebagai bentuk bantuan tenaga, tetapi juga mengandung nilai-nilai sosial, budaya dan spiritual yang memperkuat kohensi sosial dalam sebuah komunitas bermasyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi , wawancara mendalam,dan dokumentasi. Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa tradisi adat rewang di Gampong Ujong Padang masih dilestarikan oleh masyarakat sebagai bagian tanda dari identitas kultural etnis Jawa di wilayah minoritas sebagian masyarakat Aceh. Adat Rewang dimaknai sebagai simbol solidaritas, kekompakkan, serta pelestarian adat. Di tengah arus modernisasi. Rewang mengalami adaptasi, Namun tetap mempertahankan kebiasaan gotong royong. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa adat rewang bukan hanya praktik sosial, tetapi juga sarana transmisi nilai-nilai budaya dan juga etika antar generasi. Pelestarian rewang menjadi penting dalam menjaga keberlanjutan budaya lokal serta memperkuat integrasi sosial di tengah masyarakat multikultural seperti Di Kabupaten Nagan Raya.

References

Sari,N., & Nugroho, A.(2003). Peran Gender Dalam Tradisi Rewang Pada Masyarakat Jawa Kontemporer. Jurnal Antropologi Indonesia, 44(2), 123-140.

Wulandari,R. (2002). Tranformasi Tradisi Rewang Di Era Modernisasi Pada Masyarakat Jawa. Jurnal Sosial Budaya, 10(1),45-58.

Koentjaraningrat.(1985). Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.

Romli & Wibowo (2020) Tradisi Rewang Sebagai Kearifan Lokal Masyarakat Paliyan Gunung Kidul Yogyakarta.

Retno Wulan Ayu Saputri & Nurgoho Trisnu Brata (2022) . Hubungan Tradisi Rewang, Budaya Berkerja, Dan Modal Sosial Pada Masyarakat Multietnis Di Kabupaten OKU Timur

Saputri, R.W. A.,& Brata, N. T. (2022) Hubungan Tradisi Rewang, Budaya Berkerja, Dan Modal Sosial.., Jurnal Budaya Etnika.

Setiawan, E. (2024) Kearifan Lokal Tradisi Rewang Dalam Membangun Solidaritas Masyarakat Perdesaan Jawa. Publicio: Jurnal Ilmiah Politik, Kebijakan Dan Sosial, 6(1), 45-55.

Putri, M., & Sitmorang, H. (2023) . Tradisi Rewang Dalam Acara Arisan Keluarga Pada Suku Jawa Di Langkat. LIGUA: Jurnal Bahasa Dan Sastra, 20(1), 80-91.

Pramesti, A. E. (2022). Tradisi Rewang Dalam Penyelenggaraan Hajatan Perkawinan Pada Masyarakat Etnis Jawa Di Desa Sumber Makmur.

Redaksi biokultur.(2023). Tradisi Rewang Potret Eksistensi Perempuan Jawa Di Era Modernitas. Jurnal Sosial Dan Humaniora.

Downloads

Published

2025-07-15

How to Cite

Muhsinina, Salamah , U., Fitri, Y., & Sopar. (2025). Makna Rewang Dalam Budaya Etnis Jawa di Gampong Ujong Padang Kecamatan Kuala Kabupaten Nagan Raya. Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced, 3(3), 1142–1148. https://doi.org/10.61579/future.v3i3.539