Implementasi Program 1 Kartu Keluarga 1 Sarjana di Kota Surabaya
DOI:
https://doi.org/10.61579/future.v3i2.505Keywords:
Implementasi, Program, Pendidikan, KemiskinanAbstract
Pendidikan berperan penting dalam memutus rantai kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Namun, ketimpangan sosial-ekonomi menyebabkan akses pendidikan yang tidak merata, terutama bagi keluarga miskin. Pemerintah Kota Surabaya mengimplementasikan Program 1 Kartu Keluarga 1 Sarjana untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi keluarga kurang mampu, melalui kerja sama dengan perguruan tinggi dan sektor swasta, serta menyediakan fasilitas pendukung seperti Asrama Bibit Unggul. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas program dalam meningkatkan keterampilan dan daya saing tenaga kerja, serta peran pemerintah dan sektor swasta dalam mendukung keberlanjutan program. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi di UPTD Kampung Anak Negeri Surabaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi yang efektif, sumber daya yang memadai, serta komitmen pelaksana menjadi faktor kunci keberhasilan implementasi program. Kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan sektor swasta melalui Corporate Social Responsibility (CSR) juga memberikan kontribusi signifikan dalam menurunkan angka pengangguran dan kemiskinan di Surabaya. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk optimalisasi kebijakan pendidikan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program ini.
References
Asiva Noor Rachmayani. (2015). EVALUASI PROGRAM REVITALISASI PASAR TRADISIONAL REJOMULYO DI KOTA SEMARANG. 6.
Fabela, Z., & Khairunnisa, A. (2024). DampakKesenjangan Sosial di Indonesia.
SENTRI: Jurnal RisetIlmiah, 3(6), 3158-3161.
Fau, J., Mendrofa, K. J., Wau, M., & Waruwu, Y. (2023). Pendidikan Jendela Dunia. JIPMAS: Jurnal VisiPengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 69-77.
Fitri, S. M., Ludigdo, U., & Djamhuri, A. (2013). Pengaruh gaya kepemimpinan, komitmen organisasi, kualitas sumber daya, reward, dan punishment terhadap anggaran berbasis kinerja (Studi empirik pada pemerintah Kabupaten Lombok Barat). Jurnal Dinamika Akuntansi, 5(2), 157–171.
Kasmad, R. (2018). Implementasi Kebijakan Publik
Munthe, A. P. (2015). PENTINGYA EVALUASI PROGRAM DI INSTITUSI PENDIDIKAN: Sebuah Pengantar, Pengertian, Tujuan dan Manfaat. Scholaria : Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 5(2), 1.
Nugroho, D., & Kurniawan, B. (2021). Kolaborasi dalamtata kelola kebijakan publik: Tinjauan teori dan praktik. Jurnal Administrasi Publik Indonesia.
Sari, D. M., & Prasetyo, R. B. (2023). Peran kolaborasidalam manajemen program sosial di era digital. JurnalManajemen dan Inovasi Sosial.
Sugiyono (2015). MetodePenelitianKombinasi (Mix alam Methods). Bandung: Alfabeta
Suherman,(2022). Kolaborasi sebagai pendekatanstrategis dalam penyelesaian masalah sosial. Jurnal IlmuSosial dan Humaniora.
Tarigan, N. P., Sari, E. N., & Astuty, W. (2024). Pengaruh pelaksanaan anggaran dan kualitas sumber daya manusia terhadap kinerja manajerial melalui penyerapan anggaran. Jurnal Humaniora, 8(1), 193–219.
Ummah, M. S. (2019). Studi Implementasi Kebijakan Publik. Sustainability (Switzerland), 11(1), 1–14. http://scioteca.caf.com/bitstream/handle/123456789/1091/RED2017-Eng-8ene.pdf?sequence=12&isAllowed=y%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.regsciurbeco.2008.06.005%0Ahttps://www.researchgate.net/publication/305320484_SISTEM_PEMBETUNGAN_TERPUSAT_STRATEGI_MELESTARI
Yaw, A. La. (2008). Konsep Dasar Kebijakan Publik. Atmospheric Environment, 42(13), 2934–2947.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Febrialta Dinda Safira, Hana Rizky Ardini, Alfina Audry Anggraeni, Najla Syifa Maharani, Oktarizka Reviandani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.











