Efektivitas Penyuluh Kesehatan Gigi Dengan Metode Storytelling dan Ceramah Terhadap Pengetahuan Kesehatan Gigi Pada Siswa SDN. 101921 Beringin

Authors

  • Nurul Fadhilah Program Studi Terapi Gigi Program Sarjana Terapan, Jurusan Kesehatan Gigi Poltekkes Kemenkes Aceh

DOI:

https://doi.org/10.61579/future.v3i1.440

Keywords:

Penyuluhan kesehatan gigi, storytelling, ceramah, pengetahuan

Abstract

Hasil studi pendahuluan, dari hasil pemeriksaan pada siswa kelas V diketahui bahwa, 7 orang murid didapati memiliki kesehatan gigi dan mulut dengan kategori kurang baik, dan hanya 3 orang murid yang memiliki kesehatan gigi dan mulut yang baik, dengan nilai rata-rata OHI-S yaitu 2,3 (sedang), sedangkan nilai rata-rata karies yaitu 1,8 ( sedang ). Kondisi ini juah dari target nasional untuk OHI-S yaitu ≤1,2 dan target nasional pada karies yaitu ≤ 1. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penyuluhan dengan metode storytelling dan metode ceramah terhadap pengetahuan kesehatan gigi siswa SDN 101921 Beringin sebelum dan setelah pelaksanaan penyuluhan. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan secara total populasi, yaitu seluruh populasi yang menjadi sampel dalam penelitian berjumlah 62 responden. Dimana 31 murid diberikan penyuluhan dengan metode storytelling dan 31 orang murid diberikan penyuluhan dengan metode ceramah. Hasil penelitian pengetahuan kesehatan gigi sebelum penyuluhan pada kelompok metode ceramah memiliki pengetahuan kurang baik sebanyak 24 responden atau 77% dan pengetahuan sesudah pada kelompok tersebut memiliki pengetahuan baik yaitu sebanyak 26 responden atau 84%, sedangkan hasil pengukuran pengetahuan sebelum pada kelompok storytelling memiliki pengetahuan kurang baik sebesar 23 responden atau 74% dan pengetahuan sesudah penyuluhan memiliki pengetahuan baik yaitu sebanyak 28 responden atau 90%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode storytelling lebih efektif dibandingkan dengan metode ceramah dalam meningkatkan kesehatan gigi dan mulut siswa di SDN 101921 Beringin. Dimana hasil Uji T pada variable metode ceramah diperoleh nilai p-value 0,918 pada variabel storytelling diperoleh nilai p-value 0,000. Peningkatan pengetahuan, perilaku, dan kesehatan gigi siswa lebih signifikan pada kelompok yang menerima penyuluhan melalui story telling. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa metode storytelling efektif dibandingkan metode ceramah dalam meningkatkan pengetahuan kesehatan gigi siswa di SDN 101921 Beringin.

References

Ayatullah, A., & Wahidah, W. (2023). Pengaruh Pemberian Pendidikan Kesehatan dengan Metode Story Telling Terhadap Tingkat Pengetahuan Kebersihan Gigi pada Anak Usia Sekolah di SDN Inpres Kala. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 1(1), 70–78. https://doi.org/10.59585/bajik.v1i1.119

Hasanuddin, S. H. (2018). Efektivitas Pendidikan Kesehatan Menggunakan Media Video dengan Media Cerita Bergambar terhadap Keterampilan Menggosok Gigi Anak Usia Prasekolah. UIN Alauddin Makassar.

Husna, N. F., Widyastuti, T., Heriyanto, Y., & Utami, U. (2024). The Effect of Counseling Using Inteeractive Videos on Knowledge of Brushing Theeth with Roll Technique in Sukalangu 3 Elementary School Student Pandeglang District. Jurnal Terapi Gigi Dan Mulut, 3(2), 132–141. https://doi.org/10.34011/JTGM.V3I2.2155

Khairani, R., Lipoeto, N. I., & Ristiono, B. (2017). Perbandingan Efektifitas Penyuluhan Kesehatan Gigi Metode Dongeng (Storytelling) dengan Metode Bermain Peran (Role Play) pada Siswa Kelas 3 Sekolah Dasar. Andalas Dental Journal, 5(1), 20–30. https://adj.fkg.unand.ac.id/index.php/ADJ/article/view/67

Melaniwati, M., Poedjiastuti, W., Asia, R. R. A., Rizal, M. I., Andayani, L. H., Livia, F., & Darmawanti, M. P. (2023). Education to Maintain Dental Health for Children at SDIT Al-Madinah Bogor. Community Empowerment, 8(9), 1292–1299. https://doi.org/10.31603/ce.8982

Rumae, D. I. A., Asrina, A., & Idris, F. P. (2023). Pengaruh Media Video terhadap Perilaku Menjaga Kebersihan Gigi dan Mulut pada Siswa/i SDN 229 Waru Kabupaten Luwu Timur. Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(6), 1359–1374. https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/6410

Saidah, A., & Isni, K. (2022). Pengaruh Edukasi Kesehatan Mulut dan Gigi Terhadap Tingkat Pengetahuan Anak di Kelurahan Rejowinangun, Yogyakarta. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 5(2), 205–210. https://doi.org/10.56338/mppki.v5i2.2071

Sari, N. D. A. M., & Kurniawati, K. (2022). Manajemen Praktik Kedokteran Gigi. UMS Press.

Sariyem, S., Sadimin, S., & Sutomo, B. (2023). Effectiveness of 3d Story Telling Video As an Effort to Form Teeth-Brushing Skills in Elementary School Children in Padangsari, Banyumanik, Semarang. Jurnal Kesehatan Gigi, 10(1), 36–41. https://doi.org/10.31983/jkg.v10i1.9360

Widiastuti, I., & Hendrayana, S. (2020). Pengaruh Penggunaan Metode Storytelling terhadap Keterampilan Proses Sains Siswa pada Konsep Gerak Benda dan Energi. Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 6(1), 10–23. https://doi.org/10.36989/DIDAKTIK.V6I1.109

Wiyatini, T., Supriyana, S., Utami, W. J. D., & Saadah, K. (2024). Penerapan Modifikasi Ireine’s Education Model sebagai Sarana Pelatihan Kader Posyandu dalam Upaya Peningkatan Kesehatan Gigi Anak Pra Sekolah. GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 179–184. https://doi.org/10.36082/gemakes.v4i2.1603

Downloads

Published

2025-02-10

How to Cite

Fadhilah, N. (2025). Efektivitas Penyuluh Kesehatan Gigi Dengan Metode Storytelling dan Ceramah Terhadap Pengetahuan Kesehatan Gigi Pada Siswa SDN. 101921 Beringin . Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced, 3(1), 486–495. https://doi.org/10.61579/future.v3i1.440