Hubungan Antara Pemberi Rawatan Dengan Tugas KesehatanKeluarga Pada Pasien Skizofrenia Dengan Halusinasi Pendengaran

Authors

  • Rizky Mauliza Fakultas Kesehatan Teknologi dan Sains Universitas Bumi Persada, Aceh
  • Fauzan Saputra Fakultas Kesehatan Teknologi dan Sains Universitas Bumi Persada, Aceh
  • Amalia Risca Fakultas Kesehatan Teknologi dan Sains Universitas Bumi Persada, Aceh
  • Putri Drissianti Fakultas Kesehatan Teknologi dan Sains Universitas Bumi Persada, Aceh
  • Nurul Atikah Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Jabal Ghafur, Aceh

DOI:

https://doi.org/10.61579/future.v3i1.434

Keywords:

Pemberi Rawatan, Keluarga, Skizofrenia, Halusinasi Pendengaran

Abstract

Skizofrenia dengan halusinasi memiliki kesulitan dalam menjalankan pekerjaan bahkan dalam merawat diri sendiri. Keluarga sebagai pemberi rawatan melakukan peran yang penting dalam memberikan perawatan dan dukungan untuk anggota keluarga yang menderita skizofrenia. Jenis penelitian ini adalah survey analitik dengan desain cross sectional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pemberi rawatan dengan tugas kesehatan keluarga pada pasien skizofrenia dengan halusinasi pendengaran di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Langsa Barat. Jenis penelitian ini adalah survey analitik dengan desain cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh keluarga yang memiliki anggota keluarga yang mengalami skizofrenia dengan halusinasi pendengaran di Wilayah kerja UPTD Puskesmas Langsa Barat sebanyak 97 orang. Teknik ipengambilan sampel dilakukan secara total sampling sehingga sampel dalam penelitian ini adalah seluruh keluarga yang memiliki anggota keluarga yang mengalami skizofrenia dengan halusinasi pendengaran di Wilayah kerja UPTD Puskesmas Langsa Barat sebanyak 97 orang. Analisa data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar memberikan perawatan pada pasien skizofrenia dengan halusinasi pendengaran sebagai suami/istri sebanyak 59 responden (60,8%) dan sebagian kecil dirawat oleh ayah/ibu sebanyak 4 responden (4,1%). Responden sebagian besar menerapkan tugas kesehatan keluarga dengan baik sebanyak 50 responden (51,5%). Tidak ada hubungan pemberi rawatan dengan tugas kesehatan keluarga pada pasien skizofrenia dengan halusinasi pendengaran dengan p-value 0,395 (p>0,05). Diharapkan agar pemberi rawatan dapat memberikan rawatan sesuai standar sehingga tugas kesehatan keluarga dapat terpenuhi.

References

Amin, M.K., Pinilih, S.S. and Yulaikah, A. (2020) ‘Pengalaman Keluarga Dalam Merawat Anggota Keluarga Yang Mengalami Halusinasi di Kabupaten Magelang’, Journal of Holistic Nursing, 2(1), pp. 1–5.

Andriyani, S.H. (2020) ‘Pengalaman Pasien Gangguan Jiwa Ketika Diberikan Terapi Guided Imagery’, Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa, 2(2), pp. 89–96.

Ardiansyah, T. and Hastuti, R.Y. (2023) ‘Studi Kasus pada Pasien dengan Gangguan Persepsi Sensori : Halusinasi Pendengaran di Ruang Geranium RSJD Dr. RM Soedjarwadi Provinsi Jawa Tengah’, Health And Social Humaniora, 1(2), pp. 38–45.

Damayanti, F.P. (2020) Hubungan Antara Dukungan Keluarga Dengan Kekambuhan Pada Pasien Skizofrenia di Wilayah Kerja Puskesmas Geger Kabupaten Madiun. Stikes Bhakti Husada Mulia Madiun.

Fatmawati, F. and Syahrir, S. (2023) ‘Analisis Pengetahuan dengan Kemampuan Keluarga Merawat Pasien Dalam Mengontrol Halusinasi Dirumah’, Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 12(1), pp. 282–287.

Hayani, L. (2021) Gambaran Pengetahuan Keluarga Tentang Cara Merawat Pasien Halusinasi di Rumah. Universitas Riau.

Hermiati, D. and Harahap, R.M. (2019) ‘Faktor Yang Berhubungan Dengan Kasus Skizofrenia’, Jurnal Keperawatan Silampari, 1(2), pp. 78–92.

Idris, M. and Nurwasilah, S. (2017) ‘Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Tingkat Kekambuhan Pada Pasien Skizofrenia di Poliklinik Psikiatri Rumah Sakit Jiwa Islam Klender Jakarta Timur’, Afiat, 3(1), pp. 253–264.

Istichomah and Fatihatur, R. (2019) ‘The Effectiveness of Family Knowledge About Schizophrenia Toward Frequency of Recurrence of Schizophrenic Family Members’, Jurnal Kesehatan ‘Samodra Ilmu’, 10(2).

Kertapati, Y. (2019) ‘Tugas Kesehatan Keluarga dan Tingkat Kemandirian Keluarga di Wilayah Pesisir Kota Surabaya’, Jurnal Ilmiah Keperawatan Stikes Hang Tuah Surabaya, 14(1), pp. 1–10.

Marlita, L., Oktavia, V. and Wulandini, P. (2020) ‘Hubungan Dukungan Keluarga Terhadap Kekambuhan Pasien Skizofrenia di Rumah Sakit Jiwa Tampan Pekanbaru Tahun 2020’, Jurnal Keperawatan Abdurrab, 4(1), pp. 77–83.

Muharyati, W. (2020) ‘Pengaruh Terapi Individu Generalis dengan Pendekatan Strategi Pelaksanaan Komunikasi Terhadap Frekuensi Halusinasi pada Pasien Halusinasi’, Jurnal Keperawatan, 2(1).

Nashirah, A., Aiyub and Alfiandi, R. (2022) ‘Tindakan Keperawatan Pada Pasien Skizofrenia Dengan Masalah Halusinasi Pendengaran : Suatu Studi Kasus’, Studi Kasus. JIM FKep, 1(1), pp. 91–97.

Ngadiran, A. (2020) ‘Pemberdayaan Keluarga terhadap Kemadirian Pasien dengan Gangguan Jiwa di Rumah’, Jurnal Ilmu Kesehatan, 12(2), pp. 1–8.

NIMH (2019) ‘National Institute Of Mental Health’. Available at: https://www.nimh.nih.gov/News/Media/2019.

Pradivta, R.D., Syafrini, R.O. and Mulyani, S. (2020) ‘Hubungan Antara Pemberi Rawatan Dengan Tugas Pelaksanaan Kesehatan Terhadap Pasien Skizofrenia Gangguan Halusinasi Pendengaran’, Jurnal Ilmiah Ners Indonesia, 1(2).

Rahmawati, I.L. (2019) Hubungan Kepatuhan Minum Obat dengan Tingkat Kekambuhan pada Pasien Halusinasi di Wilayah Kerja Puskemas Geger Kabupaten Madiun. STIKes Bakti Husada Mulia Madiun.

Riskesdas (2018) ‘Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2018’. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Setiawan, G.S. (2023) Masalah Yang Dihadapi Dan Koping Pada Keluarga Petani Yang Merawat Pasien Skizofrenia Paranoid di Provinsi Lampung. Universitas Lampung.

Su’udiyah, A. (2016) Hubungan Pelaksanaan Tugas Keluarga Dengan Motivasi dan Kepatuhan Berobat Pasien TB Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Palengaan Pamekasan. Universitas Airlangga.

Syafwani, M. (2023) ‘Hubungan Pelaksanaan Tugas Keluarga dalam Bidang Kesehatan RSJ Sambang Lihum’, Jurnal iilmiah ilmu keperawatankeperawatan, 14(4), pp. 146–155.

Tombokan, M. et al. (2022) ‘Hubungan Antara Dukungan Keluarga Dengan Kekambuhan Penderita Halusinasi Pendengaran’, Jurnal Cakrawala Ilmiah, 2(1), pp. 337–344.

WHO (2022) ‘World Health Organization “Schizophrenia”’. Available at: ttps://www.who.int/News-Room/Fact-Sheets/Detail/Schizophrenia.

Downloads

Published

2025-02-03

How to Cite

Rizky Mauliza, Fauzan Saputra, Amalia Risca, Putri Drissianti, & Nurul Atikah. (2025). Hubungan Antara Pemberi Rawatan Dengan Tugas KesehatanKeluarga Pada Pasien Skizofrenia Dengan Halusinasi Pendengaran . Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced, 3(1), 455–465. https://doi.org/10.61579/future.v3i1.434