Inovasi Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Pendidikan Anak Usia Dini Dalam Pelayanan Publik di Dinas Pendidikan Kota Surabaya
DOI:
https://doi.org/10.61579/future.v3i1.359Keywords:
Aplikasi SIMPAUD, Inovasi, Electronic GovernmentAbstract
Kemajuan teknologi komunikasi dan informasi (TIK) telah membuka peluang besar bagi instansi pemerintah untuk memperbaiki kualitas pelayanan publik, terutama di sektor pendidikan. Pengenalan TIK dalam pelayanan publik bertujuan untuk membuatnya lebih efektif, efisien, dan transparan. Salah satu implementasi TIK di bidang pendidikan adalah penerapan sistem e-government, yang di Kota Surabaya diwujudkan melalui aplikasi Sistem Informasi Manajemen Pendidikan Anak Usia Dini (SIMPAUD) yang mulai digunakan pada tahun 2017. SIMPAUD bertujuan untuk mempermudah pengelolaan data pendidikan anak usia dini, termasuk lembaga, peserta didik, dan tenaga pendidik, dengan mendukung proses administrasi yang lebih efisien dan transparan untuk mengatasi tantangan pengelolaan data lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang jumlahnya mencapai 2.607 lembaga di Surabaya. Dalam penelitian ini, pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini untuk menganalisis inovasi SIMPAUD dalam meningkatkan efektivitas pelayanan publik di Dinas Pendidikan Kota Surabaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SIMPAUD memberikan keuntungan relatif, kesesuaian dengan kebutuhan pengguna, serta kemudahan dalam penggunaan, meskipun tantangan terkait kompleksitas aplikasi dan kesenjangan literasi digital perlu diperhatikan. Inovasi ini menunjukkan kemajuan signifikan dalam menciptakan pelayanan publik yang lebih efisien, transparan, dan dapat diakses oleh masyarakat, khususnya di sektor pendidikan anak usia dini.
References
Dharma, L. C., & Gamaputra, G. (2024). Sistem Informasi Aplikasi Guru Surabaya Di Dinas Pendidikan Kota Surabaya Analysis Of The Surabaya Teacher Application Information System At The Surabaya City Education Office. Inovant, 2(3), 226–238.
Gayuh Nur Fadilah, M. (2020). Analisis Inovasi Pelayanan 6 In 1 (Elektronik Lahir Mati Pindah Datang) Di Dispenduk Capil Kota Surabaya. 1, 1–23.
Hartley, J. (2005). Innovation in Governance and Public Services : Past and Present. Public Money & Management,.
Lexy, M. (2000). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya., 3.
Luecke, R. (2003). Managing Creativity and Innovation. Harvard Business Publishing Corporation.
Rahmadana, Muhammad Fitri, A. T. M., Nurhayati Siagian, M. A. P., John Refelino, Moch. Yusuf Tojiri, V. S., Nur Arif Nugraha, Sardjana Orba Manullang, M. S., Devi Yendrianof, Anggri Puspita Sari, M. N. S., & Marlynda Happy Nurmalita Sari, S. B. (2016). Pelayanan Publik. In Jakarta: Nimas Ultima. https://www.academia.edu/download/37946841/20_artikel7.pdf
Rogers, E. M. (2003). Diffusion of Innovations 5th edition. New York.
Romdhonie, M. D., & Oktariyanda, T. A. (2014). Standar Pelayanan Perizinan Pendirian Atau Operasional Pendidikan Formal Maupun Non Formal Berbasis Digital Di Dinas Pendidikan Kota Surabaya. 2067–2082.
Saud, U. S. (2015). Inovasi Pendidikan. Bandung: Alfabeta.
Shen, W., & Wang, Y. (2019). Adaptive policy innovations and the construction of emission trading schemes in China: Taking stock and looking forward. Environmental Innovation and Societal Transitions.
Sulaiman, A. I. (2012). Tantangan dan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi ( tik) dalam E-GOVERNMENT. Jurnal Ilmu Politik Dan Pemerintahan, 1(1), 74.
Suwarno, Y. (2008). Inovasi di Sektor Publik. Jakarta: STIA-LAN Press.
Syafaruddin, A. dan M. (2012). Inovasi Sektor Pendidikan (Suatu Analisis Terhadap Kebijakan Baru Pendidikan. Medan: PERDANA PUBLISHING.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Silva Nabila, Binti Azizatun Nafi’ah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.











