Analisis Pola Komunikasi Antar Keluarga Pada Film Animasi Chibi Maruko-Chan Dalam Pembentukan Karakter Anak

Authors

  • Suryati Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang, Indonesia
  • Sri Hertimi Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang, Indonesia
  • Phito Bahari Putra Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.61579/future.v3i1.336

Keywords:

Pola komunikasi keluarga, Chibi Maruko-Chan, pembentukan karakter anak, Semiotika Roland Barthes

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola komunikasi keluarga yang tergambar dalam animasi Chibi Maruko-Chan dan bagaimana pola-pola tersebut berkontribusi terhadap pembentukan karakter anak. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan semiotika Roland Barthes, yang memfokuskan pada tiga tingkatan analisis: denotasi, konotasi, dan mitos. Data utama berasal dari lima episode yang dianalisis secara mendalam untuk mengidentifikasi pola komunikasi keluarga yang dominan, seperti pola demokratis, otoriter, permisif, manipulasi, transaksi, dan fathernalistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi keluarga dalam animasi ini memberikan pelajaran penting tentang nilai-nilai seperti empati, tanggung jawab, kedisiplinan, dan kemampuan beradaptasi. Misalnya, pola demokratis membantu anak belajar membuat keputusan berdasarkan prioritas keluarga, sedangkan pola otoriter mengajarkan pentingnya mengikuti aturan dan menerima batasan. Selain itu, pola manipulasi dan transaksi menggambarkan kreativitas anak dalam bernegosiasi, meskipun perlu diarahkan dengan bijak. Pola fathernalistik menunjukkan pentingnya bimbingan emosional dan pengajaran nilai-nilai moral. Penelitian ini menegaskan bahwa pola komunikasi keluarga yang sehat dan seimbang, seperti yang ditampilkan dalam Chibi Maruko-Chan, tidak hanya menciptakan hubungan keluarga yang harmonis tetapi juga menjadi landasan penting bagi pembentukan karakter anak yang positif. Temuan ini relevan untuk memahami peran media dalam merepresentasikan nilai-nilai keluarga yang dapat menjadi inspirasi bagi penonton, terutama anak-anak dan orang tua.

References

Anggraini, E. S. (2021). Pola Komunikasi Guru Dalam Pembelajaran Anak Usia Dini Melalui Bermain. Jurnal Bunga Rampai Usia Emas, 7(1), 27. https://doi.org/10.24114/jbrue.v7i1.25783

Antoni, R. (2019). Strategi Komunikasi Humas Kota Bandung Melalui Media Sosial Instagram Dalam Meningkatkan Citra Pemerintahan Kota Bandung. Universitas Komputer Indonesia.

Br Sembiring, A. (2023). Komunikasi Interpersonal dalam Film Jandi La Surong (Analisis Semiotika Roland Barthes). Universitas Medan Area.

Dewi, N. C. (2020). Pengembangan E-Learning Berbasis Google Sites Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa. Diadik: Jurnal Ilmiah Teknologi Pendidikan, 10(1), 210–216. https://doi.org/10.33369/diadik.v10i1.18149

Fitria, T. R., Retnasary, M., Taufik, R. R., Adhirajasa, U., Sanjaya, R., Adhirajasa, U., Sanjaya, R., Adhirajasa, U., Sanjaya, R., Info, A., & Movie, A. (2024). Analisis Pola Komunikasi Keluarga Film Animasi. 46–55.

Keikazeria, V. M., & Ngare, F. (2020). Komunikasi Interpersonal Ibu dan Anak dalam Pembentukan Karakter Beribadah Anak ( Studi Kualitatif Pada Ibu dan Anak di Lingkungan Perumahan Pondok Giri Harja Endah Kelurahan Jelekong ). Jurnal Communio: Jurnal Ilmu Komunikasi, IX(2), 1613–1629.

Murti, N. D. (2022). REPRESENTASI POLA KOMUNIKASI KELUARGA DALAM FILM KELUARGA CEMARA. UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

Musbikin, I. (2021). Tentang pendidikan karakter dan religius dasar pembentukan karakter. Nusamedia.

Nathaniela, R. A., & Widiarti, P. W. (2021). Representasi Pola Komunikasi Keluarga Dalam Film “Dua Garis Biru” (Analisis Semiotika Roland Barthes). Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi, 4(2). https://doi.org/10.21831/lektur.v4i2.18518

Oxianus Sabarua, J., & Mornene, I. (2020). Komunikasi Keluarga dalam Membentuk Karakter Anak. International Journal of Elementary Education, 4(1), 83. https://doi.org/10.23887/ijee.v4i1.24322

Rusandi, & Muhammad Rusli. (2021). Merancang Penelitian Kualitatif Dasar/Deskriptif dan Studi Kasus. Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan Dan Studi Islam, 2(1), 48–60. https://doi.org/10.55623/au.v2i1.18

Sudirjo, E., & Alif, M. N. (2021). Komunikasi dan Interaksi Sosial Anak. CV Salam Insan Mulya.

Surahman, S., Asmarani, T. D., Annisarizki, A., & Saksono, E. H. (2023). Representasi Pola Komunikasi Keluarga dalam Film “Sabtu Bersama Bapak.” Sense: Journal of Film and Television Studies, 6(2), 137–148. https://doi.org/10.24821/sense.v6i2.10946

Wijayanti, S. C. (2023). Pola Komunikasi Pengasuhan Dalam Film Animasi" Turning Red". IAIN Kediri.

Wulandari, R., & Luthfi, M. (2022). Pola Komunikasi Antarbudaya Dalam Menjalin Keharmonisan Hidup Bermasyarakat Suku Jawa Di Lingkungan Ix Kelurahan Mabar Hilir. Network Media, 5(1), 39–55. https://doi.org/10.46576/jnm.v5i1.1828

Yulianti, Margaretha Tri Astuti, L. T. (2023). Komunikasi Keluarga sebagai Sarana Keharmonisan Keluarga. Journal Of Social Science Research Volume, 3(2), 4609–4617.

Downloads

Published

2025-01-17

How to Cite

Suryati, Sri Hertimi, & Putra, P. B. (2025). Analisis Pola Komunikasi Antar Keluarga Pada Film Animasi Chibi Maruko-Chan Dalam Pembentukan Karakter Anak . Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced, 3(1), 181–202. https://doi.org/10.61579/future.v3i1.336