Inovasi sebagai Pilar Reformasi Birokrasi: Kajian Peran Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam Organisasi Sektor Publik

Authors

  • Tifani Efendi Magister Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang
  • Aldri Frinaldi Magister Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

DOI:

https://doi.org/10.61579/future.v2i4.271

Keywords:

Inovasi, reformasi birokrasi, sektor publik, Aparatur Sipil Negara, budaya kerja

Abstract

Reformasi birokrasi di sektor publik membutuhkan pendekatan inovatif untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan responsivitas terhadap kebutuhan masyarakat. Aparatur Sipil Negara (ASN) memiliki peran strategis sebagai agen perubahan dalam mendorong terciptanya budaya inovasi di organisasi sektor publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran ASN dalam membangun inovasi sebagai pilar utama reformasi birokrasi serta faktor pendukung dan penghambatnya. Pendekatan kualitatif digunakan dengan metode studi kasus pada beberapa instansi sektor publik di Indonesia, melibatkan wawancara mendalam dengan ASN, analisis dokumen kebijakan, dan observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan inovasi bergantung pada kepemimpinan transformatif, dukungan kebijakan, serta pemberdayaan ASN dalam pengambilan keputusan inovatif. Namun, hambatan seperti resistensi budaya kerja tradisional dan keterbatasan sumber daya manusia menjadi tantangan utama. Simpulan penelitian menegaskan bahwa ASN memiliki peran kunci dalam mewujudkan inovasi yang berkelanjutan, asalkan diiringi dengan pelatihan, insentif, dan pembaruan sistem kerja.

References

Ansell, C., & Gash, A. (2008). Collaborative governance in theory and practice. Journal of Public Administration Research and Theory, 18(4), 543–571. https://doi.org/10.1093/jopart/mum032

Barsei, R. (2022). Faktor pendukung dan hambatan dalam implementasi inovasi di sektor publik. Jurnal Administrasi Publik Indonesia, 15(1), 45–60.

Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101. https://doi.org/10.1191/1478088706qp063oa

Bryson, J. M., Crosby, B. C., & Stone, M. M. (2015). Designing and implementing cross-sector collaborations: Needed and challenging. Public Administration Review, 75(5), 647–663. https://doi.org/10.1111/puar.12432

Budiaji, R., Ginting, R. P., & Asropi, A. (2023). Implementasi kebijakan dan capaian indeks profesionalitas aparatur sipil negara di Sekretariat Jenderal DPR RI. Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Publik, 14(2), 204–212. https://jurnal.dpr.go.id/index.php/ekp/article/view/3558

Dwiyanto, A. (2011). Reforming public services in Indonesia. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Dwiyanto, A. (2015). Manajemen pelayanan publik: Peduli, inklusif, dan kolaboratif. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Hartley, J. (2011). Public value through innovation and improvement. In J. Benington & M. H. Moore (Eds.), Public value: Theory and practice (pp. 171–184). London: Palgrave Macmillan.

Indriyani, S. (2020). Evaluasi kebijakan inovasi pelayanan publik di Indonesia. Jurnal Kebijakan Publik dan Manajemen, 12(2), 101–115.

Indriasari, R. (2024). Sinergi kepemimpinan kolaboratif: Etika sebagai pilar mencerahkan dalam tata kelola pemerintahan. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(1), 173–179. https://jptam.org/index.php/jptam/article/download/12355/9516

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. (2023). Perkuat keberlanjutan inovasi, Kementerian PANRB susun pedoman replikasi inovasi pelayanan publik. Diakses dari https://www.menpan.go.id/site/berita-terkini/perkuat-keberlanjutan-inovasi-kementerian-panrb-susun-pedoman-replikasi-inovasi-pelayanan-publik

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. (2024). Tiga strategi penting ala Menteri Rini wujudkan ASN unggul. Diakses dari https://www.menpan.go.id/site/berita-terkini/tiga-strategi-penting-ala-menteri-rini-wujudkan-asn-unggul

Mergel, I. (2016). Agile innovation management in government: A research agenda. Government Information Quarterly, 33(3), 516–523. https://doi.org/10.1016/j.giq.2016.07.004

Mulgan, G. (2009). The art of public strategy: Mobilizing power and knowledge for the common good. Oxford: Oxford University Press.

Osborne, S. P. (2010). The new public governance? Emerging perspectives on the theory and practice of public governance. London: Routledge.

Osborne, S. P., & Brown, K. (2011). Managing change and innovation in public service organizations. New York: Routledge.

Pratama, F. A. (2020). Pengaruh budaya organisasi terhadap inovasi di sektor publik: Studi pada Kementerian Keuangan (Disertasi). Universitas Indonesia, Jakarta.

Purwoko, A. P. (2017). Kesiapan untuk berubah dalam reformasi birokrasi di Indonesia: Readiness for change in Indonesian bureaucracy reform. Jurnal Kebijakan dan Manajemen PNS, 11(2), 1–10. https://jurnal.bkn.go.id/index.php/asn/article/view/23

Sari, A. P. (2019). Peran ASN dalam implementasi inovasi pelayanan publik di Kabupaten Bantul (Tesis). Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Setiawan, H. (2019). Inovasi di sektor publik: Studi kasus Indonesia. Jurnal Kebijakan dan Manajemen Publik, 7(2), 112–125. https://doi.org/10.22146/jkmp.43928

Wibowo, S. (2018). Peran kepemimpinan transformasional dalam mendorong inovasi di instansi pemerintah. Jurnal Administrasi Publik, 12(1), 45–60.

Yin, R. K. (2018). Case study research and applications: Design and methods (6th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Downloads

Published

2024-12-06

How to Cite

Efendi, T., & Frinaldi, A. (2024). Inovasi sebagai Pilar Reformasi Birokrasi: Kajian Peran Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam Organisasi Sektor Publik . Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced, 2(4), 630–639. https://doi.org/10.61579/future.v2i4.271