Dilema Republik: Tuan Raja Kaliamsyah Sinaga (1910-1981)
DOI:
https://doi.org/10.61579/future.v2i4.237Keywords:
Dilema, Republik, Kisah SejarahAbstract
Artikel ini menggunakan metode sejarah yang terdiri dari tahap heuristik, verifikasi, interpretasi, dan historiografi dalam menjelaskan seorang tokoh dari Simalungun, yaitu Tuan Raja Kaliamsyah Sinaga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh ini memiliki peran penting dalam perjalanan Indonesia menjadi sebuah negara. Sejak masa penjajahan Belanda, Kaliamsyah, sebagai keturunan Raja Simalungun dan pada periode berikutnya menjadi Raja Simalungun terakhir, telah ikut serta dalam perjuangan mengawal kemerdekaan Indonesia. Setelah Indonesia merdeka pada bulan Agustus 1945, satu tahun setelah kemerdekaan, Kaliamsyah dan keluarganya menjadi korban Revolusi Sosial Sumatera Timur pada tahun 1946. Hingga pada tahun 1948, Raja Kaliamsyah diangkat menjadi Wali Kota Sumatera Timur (NST) dengan pertimbangan agar Indonesia segera terbebas dari belenggu Belanda dan atas saran dari Moh. Hatta. Pada akhir tahun 1950-an, Indonesia memutuskan hubungan dengan Belanda secara sepihak. Sejak saat itu, Kaliamsyah Sinaga menanggalkan identitasnya sebagai Raja terakhir dari kelompok etnis Simalungun dan melanjutkan karirnya di Jakarta hingga meninggal pada tahun 1980 sebagai seorang yang tetap setia kepada Republik hingga akhir hayatnya.
References
Agung, Ridwan Helmi Ratu, interview by Leonardo Haloho. 2022. (Desember 20).
Anderson, Bennedict. 2018. Revolusi Pemuda. Tangerang: Marjin Kiri.
ANRI. 1953. Pengangakatan sebagai Pejabat di Kementerian Dalam Negeri. Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia, Jakarta: ANRI.
ANRI. 1939. SoK Het recht op de Woeste Grond in het Landschap Tanoh Djawa, Kaliamsjah Sinaga. Jakarta: ANRI.
Budi Agustono, dkk. 2012. Sejarah Etnis Simalungun. Medan.
Courant, Deli. 1941. Kaliamsjah Sinaga: Nederlanders Krijgen Straks Positie van Bevorrecht Buitenlanders. Newspaper, Kaliamsjah Sinaga : Nederlanders Krijgen Straks Positie van Bevorrecht Buitenlanders: Deli Courant.
Damanik, Erond. 2018. Menafsir Kebudayaan Lewat Foto. SIM.
Hasibuan, Yandi Syaputra. 2021. Aksi Kekerasan Westerling di Kota Medan. Yogyakarta: KBM Indonesia.
Kahin, George McTurnan. 2022. Nasionalisme dan Revolusi Indonesia. Depok: Komunitas Bambu.
Kuntowijoyo. 2014. Pengantar Ilmu Sejarah. Yogyakarta: Tiara Wacana.
Kurasawa, Aiko. 2016. " Propaganda Media on Java under the Japanese 1942-1945." Bijdragen 417-420.
Leirissa, dkk. 2017. Sejarah Perekonomian Indonesia. Yogyakarta: Ombak.
"Majalah Saur."
Malaka, Tan. 2017. Menuju Indonesia Merdeka 100%. Yogyakarta: Narasi.
Nurdolt, Henk S. 2011. "Indonesia in the 1950s Nation, Modernity, and the Post-colonial State." Bijdragen tot de Taal-,Land-en Volkenkunde 62.
Oktorino, Nino. 2017. Invasi Ke Sumatera. Jakarta: Kompas.
P.A.L.E, Van Dijk. 1894. "Laporan mengenai Simalungun dalam TBG Sejarah Simalungun." In Laporan mengenai Simalungun dalam TBG Sejarah Simalungun, by Van Dijk P.A.L.E, 67. Simalungun.
Pelzer, Karl. 2016. " East Sumatra’ Growth: Planter and Peasant, Population and Comuunications." Bijdragen 64.
Purba, Djamen, interview by Leonardo Haloho. 2022. (Agustus 14).
____, Anthony. 2012. Sumatera: Revolusi dan Elite Tradisional. Depok: Komunitas Bambu.
Reid, Anthony. 2016. "Sumatra: Revolution and Traditional Elite." Bijdragen tot de Taal-.Land-en Volkenkunde 19.
Ricklefs, M.C. 2017. Sejarah Indonesia Modern. Yogyakarta: UGM Press.
Simbolon, Kolonel M. 1952. "Pemeriksaan yang Berwajib dan Laporan Gubernur Militer VII Sumatera Utara ." Berita Acara, Jakarta.
Sinaga, Asmara, interview by Leonardo. 2022. (Desember 12).
Suprayitno. 2001. Mencoba (Lagi) Menjadi Indonesia. Yogyakarta: YUI.
Surjomihardjo, Abdurrachman. 1978. Menulis Biografi. Jakarta: Kompas.
Syamsuddin, Helius. 2007. Metodologi Sejarah. Yogyakarta: Ombak.
Vansina, Jan. 2017. Sejarah Lisan. Yogyakarta: Ombak.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Leonardo Haloho, Suprayitno, Nuhung

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.











