Rehabilitasi dan Collaborative Governance Dalam Pemulihan Ekonomi Pasca Banjir Berbasis Pemagangan Di Kabupaten Pidie Jaya

Authors

  • Zuliaden Jayus Universitas Jabal Ghafur, Indonesia
  • Halimah Universitas Jabal Ghafur, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.61579/beujroh.v4i2.939

Keywords:

Collaborative Governance, rehabilitasi pascabencana, pemulihan ekonomi, pemagangan, Kabupaten Pidie Jaya

Abstract

Banjir merupakan salah satu bencana hidrometeorologi yang berdampak signifikan terhadap kondisi sosial dan ekonomi masyarakat. Selain menimbulkan kerusakan infrastruktur, banjir menyebabkan terganggunya aktivitas ekonomi, hilangnya mata pencaharian, menurunnya pendapatan masyarakat, serta meningkatnya kerentanan sosial. Oleh karena itu, rehabilitasi pascabencana perlu diarahkan tidak hanya pada pemulihan fisik, tetapi juga pada penguatan kapasitas ekonomi masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Collaborative Governance dalam pemulihan ekonomi pascabanjir di Kabupaten Pidie Jaya melalui program pemagangan sebagai strategi pemberdayaan masyarakat. Penelitian yang menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi yang melibatkan pemerintah daerah, dunia usaha, lembaga pelatihan, serta masyarakat terdampak banjir. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip Collaborative Governance mampu memperkuat sinergi antarpemangku kepentingan dalam merancang dan melaksanakan program rehabilitasi ekonomi. Program pemagangan memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan keterampilan, kompetensi kerja, dan peluang usaha masyarakat sehingga mendukung percepatan pemulihan ekonomi pascabencana. Namun, implementasi program masih menghadapi kendala berupa keterbatasan koordinasi lintas sektor, pendanaan, serta keberlanjutan kemitraan dengan dunia usaha. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kelembagaan kolaboratif, dukungan kebijakan yang lebih terintegrasi, serta pengembangan kemitraan yang berkelanjutan agar rehabilitasi ekonomi berbasis pemagangan dapat menjadi model pemulihan pascabencana yang efektif dan berkelanjutan.

References

Ansell, C., & Gash, A. (2008). Collaborative governance in theory and practice. Journal of Public Administration Research and Theory, 18(4), 543–571. https://doi.org/10.1093/jopart/mum032

Badan Pusat Statistik Kabupaten Pidie Jaya. (2025). Kabupaten Pidie Jaya dalam angka 2025. Meureudu: BPS Kabupaten Pidie Jaya.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana. (2025). Data Informasi Bencana Indonesia (DIBI). Jakarta: BNPB

Badan Nasional Penanggulangan Bencana. (2021). Rencana Nasional Penanggulangan Bencana (Renas PB) Tahun 2020–2024. Jakarta: BNPB.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2023). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (6th ed.). SAGE Publications.

Emerson, K., Nabatchi, T., & Balogh, S. (2012). An integrative framework for collaborative governance. Journal of Public Administration Research and Theory, 22(1), 1–29. https://doi.org/10.1093/jopart/mur011

Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. (2020). Pedoman penyelenggaraan pemagangan dalam negeri. Jakarta: Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2020). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). SAGE Publications.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana.

United Nations Office for Disaster Risk Reduction. (2015). Sendai Framework for Disaster Risk Reduction 2015–2030. Geneva: UNDRR.

United Nations Development Programme. (2021). Human development report 2021/2022: Uncertain times, unsettled lives. New York: UNDP.

World Bank. (2022). Building resilience: Integrating climate and disaster risk into development. Washington, DC: World Bank.

Downloads

Published

2026-07-10

How to Cite

Jayus, Z., & Halimah. (2026). Rehabilitasi dan Collaborative Governance Dalam Pemulihan Ekonomi Pasca Banjir Berbasis Pemagangan Di Kabupaten Pidie Jaya. Beujroh : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Pada Masyarakat, 4(2), 523–544. https://doi.org/10.61579/beujroh.v4i2.939