Penerapan Terapi Bermain (Play Therapy) dan Edukasi Bencana untuk Mengatasi Kecemasan pada Anak Korban Banjir Bandang Pasca Bencana di Pidie Jaya
DOI:
https://doi.org/10.61579/beujroh.v4i1.799Keywords:
Banjir Bandang, Edukasi Bencana, Kecemasan Anak, Pemulihan Pascabencana, Play Therapy, Pidie JayaAbstract
Banjir bandang di Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, berdampak serius terhadap kondisi emosional anak-anak sebagai kelompok paling rentan. Program Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan mendukung pemulihan psikologis anak melalui penerapan terapi bermain (play therapy) dan edukasi kebencanaan berbasis pembelajaran interaktif. Kegiatan dilaksanakan oleh tim FKIP Unigha dari Prodi PPKn, Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia, dan Prodi Sejarah, dengan aktivitas seperti menggambar, dongeng edukatif, dan permainan kelompok. Hasil pendampingan menunjukkan penurunan kecemasan melalui perubahan ekspresi emosi, peningkatan keberanian sosial, dan tema gambar yang lebih positif. Pendekatan interaktif juga meningkatkan kemampuan komunikasi, kerja sama, dan kepercayaan diri. Edukasi mitigasi bencana membantu anak memahami risiko banjir dan strategi penyelamatan diri, sehingga memperkuat kesiapsiagaan mereka. Kegiatan turut memperkuat keterlibatan komunitas melalui dukungan keluarga dan kolaborasi lokal.
References
Afiati, E., Handoyo, A. W., Muhibah, S., & Al Hakim, I. (2020). Terapi bermain bagi siswa korban bencana tsunami di Kecamatan Sumur Banten. Jurnal Penelitian Bimbingan Dan Konseling, 5(1).
Lubis, M. Y. (2019). Mengembangkan sosial emosional anak usia dini melalui bermain. Generasi Emas: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 2(1), 47–58.
Nur, M. H. A., Indrayati, R. I., Rohman, T. N., & Pustika, R. (2024). Perancangan Permainan Edukasi untuk Pendidikan Kebencanaan bagi Anak oleh Relawan Muhammadiyah Disaster Management Center Lampung: Educational Game Design for Disaster Education for Children by Muhammadiyah Disaster Management Center Lampung Volunteers. PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 9(11), 1976–1983.
Pahleviannur, M. R. (2019). Edukasi sadar bencana melalui sosialisasi kebencanaan sebagai upaya peningkatan pengetahuan siswa terhadap mitigasi bencana. Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial, 29(1), 49–55.
Pradono, S., Astriani, M. S., & Moniaga, J. (2013). A method for interactive learning. 7(2), 46–48.
Putra, A. R., & Rahmat, H. K. (2025). Membangun Ketahanan Mental Pasca Bencana: Peran Dukungan Psikososial dalam Trauma Healing. Widya Holistika: Jurnal Riset Ilmiah Dan Pengembangan, 1(1), 9–14.
Putri, B. N. D., & Chandra, Y. (2025). Mereduksi Dampak Psikologis Korban Bencana Banjir Bandang Melalui Kegiatan Trauma Healing di Kabupaten Tanah Datar. PEMA, 5(1), 146–150.
Putro, K. Z. (2016). Mengembangkan kreativitas anak melalui bermain. Aplikasia: Jurnal Aplikasi Ilmu-Ilmu Agama, 16(1), 19–27.
Sari, B. M., & Suyadi, S. (2024). Permainan Interaktif Sebagai Media Pembelajaran pada Anak Usia Dini. EDUKASIA Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 5(1), 2049–2058.
Sugianto, A., Maulidiyawati, S. A., Syarifah, S., Hadi, S., & Yuda, Y. (2022). Penerapan Trauma Healing Untuk Mengatasi Kecemasan Pasca Banjir: Application Of Trauma Healing To Overcome Post-Flood Anxiety. Pengabdianmu: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(5), 642–651.
Widha, L., & Aulia, A. R. (2019). Play therapy sebagai bentuk penanganan konseling trauma healing pada anak usia dini. Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling Dan Dakwah Islam, 16(1), 100–111.
Widjanarko, M., & Minnafiah, U. (2018). Pengaruh pendidikan bencana pada perilaku kesiapsiagaan siswa. Jurnal Ecopsy, 5(1), 1–7.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Hayatun Rahmi, Iqbal, Yuni Saputri, Vera Wardani, Murliana, Fahrizal, Syafriadi, Cut Dara Meutia, Rafdia Maizan, Jihan Almira, Nadia Salsabila, Susi Ismayani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







